Sherly Dwi Puspaningtyas (2009) Pengembangan dongeng sebagai media pembelajaran dalam format video compact disc (VCD) bagi orangtua dan anak usia dini / Sherly Dwi Puspaningtyas. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Salah satu tujuan utama Pendidikan Luar Sekolah adalah mengidentifikasi kebutuhan dan memecahkan masalah yang ada dalam masyarakat termasuk masalah belajar yang dalam hal ini berada pada ruang lingkup Pendidikan Luar Sekolah. Pemecahan masalah belajar tersebut sangat penting karena terkait dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan adanya proses pembelajaran yang berkualitas akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Salah satu sumbangan nyata yang dapat ditunjukkan bidang Pendidikan Luar Sekolah adalah penyediaan sumber-sumber belajar melalui kegiatan pengembangan (development). Sementara itu berdasarkan hasil pengamatan di PAUD Laboratorium PLS Arjowinangun Malang pengembangan dongeng sebagai media pembelajaran dalam bentuk audio visual (VCD) masih belum tersedia. Bahan pembelajaran yang digunakan masih terbatas pada media cetak (buku teks). Oleh karena itu dirasakan perlu untuk mendesain dan mengembangkan bahan belajar salah satunya dalam bentuk media pembelajaran audio-visual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model rancangan pembelajaran Dick and Carey. Pengembangan ini memproduksi 1 set VCD dongeng yang merupakan bahan pembelajaran berupa dongeng yang di kemas dalam bentuk media audio-visual terdiri dari video beserta bahan penyertanya. Media video memuat beberapa dongeng yang dapat menyampaikan pesan-pesan moral sosial spiritual dan sebagainya. Bahan penyerta berupa naskah kumpulan dongeng (buku teks). Prosedur pengembangan melalui 3 tahapan tahap pertama merancang pembelajaran (Model Dick Carey 1985) yang meliputi mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran mengadakan analisis pembelajaran mengidentifikasi karakteristik dan kemampuan awal merumuskan tujuan khusus pembelajaran mengembangkan strategi pembelajaran mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran merancang dan mengadakan evaluasi formatif dan merevisi. Tahap kedua memproduksi media video dongeng yaitu menyusun naskah dongeng menyusun skenario menyusun script mengadakan pertemuan membahas materi menentukan lokasi mengadakan rapat produksi mengadakan rapat teknis melakukan latihan pengambilan gambar dan suara serta mengedit. Tahap ketiga mengujicobakan kepada ahli isi/ materi ahli rancangan dan media pembelajaran serta sasaran (pengguna). Tahap uji coba meliputi (1) ahli isi/ materi memberi tanggapan tentang ketepan isi cerita (dongeng) (2) ahli rancangan dan media pembelajaran memberikan tanggapan tentang ketepatan rancangan/ media pembelajaran (3) uji coba kelompok kecil memberikan tanggapan tentang kualitas gambar dan suara (4) uji coba kelompok besar memberikan tanggapan tentang kualitas pesan dan daya tarik media video dongeng. Berdasarkan tinjauan ahli dan uji coba lapangan terhadap produk media video dongeng ini dapat disimpulkan produk media video dongeng dikembangkan secara sistematis berdasarkan model yang diajukan sehingga produk ini memenuhi kriteria kualitas dan kemenarikan. Oleh karena itu media video dongeng tersebut layak dipakai sebagai bahan pembelajaran audio visual bagi anak usia dini dan orangtua.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Pendidikan Luar Sekolah (PLS) > S1 Pendidikan Luar Sekolah |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 09 Jun 2009 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2009 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/4748 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
