Pengembangan metacognitive awareness inventory system berbasis fuzzy logic untuk menentukan tingkat metakognisi siswa / Imanial Islami - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengembangan metacognitive awareness inventory system berbasis fuzzy logic untuk menentukan tingkat metakognisi siswa / Imanial Islami

Islami, Imanial (2012) Pengembangan metacognitive awareness inventory system berbasis fuzzy logic untuk menentukan tingkat metakognisi siswa / Imanial Islami. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci Metacognitive Awareness Inventory System Fuzzy Logic Tingkat Metakognisi Metakognisi merupakan komponen penting dari intelegensi dan kognisi yang juga berpengaruh besar pada kesuksesan akademik (Panaoura 2003). Intinya adalah bagaimana individu secara sadar mengatur dirinya untuk mencapai tujuan tertentu. Pada akhirnya investasi pengembangan SDM generasi muda Indonesia tidak hanya bertumpu dari luar individu semisal sekolah namun juga dari dalam individu itu sendiri dan pendekatan metakognisi dapat menjadi salah satu jawaban dari hal tersebut. Kesadaran metakognisi ini dapat dibedakan menjadi enam tingkat yaitu not yet at risk can not really developing ok dan super. Tingkat ini dapat ditentukan melalui instrumen MAI (Metacognitive Awareness Inventory). Selama ini media untuk menentukan tingkat metakognisi seseorang pada umumnya adalah metode manual sehingga ketepatan penghitungan ada kemungkinan terjadi kesalahan. Oleh karena itu dikembangkan aplikasi Metacognitive Awareness Inventory System ini untuk mempermudah dan mempercepat proses yang terdapat pada pencarian tingkat metakognisi siswa. Aplikasi Metacognitive Awareness Inventory System menggunakan model waterfall dalam pengembangannya dengan tahapan antara lain (1) mencari kebutuhan sistem (2) menganalisis kebutuhan sistem (3) mendesain sistem (4) coding (5) testing ke pengguna (siswa SMKN 5 Malang) dan ahli materi dan (6) maintenance. Proses desain sistem Fuzzy Logic dimulai dari fuzzification inference dan defuzzification. Proses fuzzification dilakukan dengan menentukan fungsi keanggotaan yang akan digunakan yaitu trapesium. Untuk variabel linguistiknya ada 5 yaitu tidak pernah sangat jarang jarang sering dan sangat sering. Variabel linguistik tersebut dimasukkan ke dalam fungsi keanggotaan trapesium masing-masing indikator yaitu pengetahuan kognisi dan regulasi kognisi. Nilai x yang dihasilkan dari hasil perhitungan tes disesuaikan dengan fungsi keanggotaan dan kemudian dihitung dengan rumus derajat keanggotaan untuk fungsi keanggotaan trapesium. Tahap selanjutnya adalah membuat inference yang menghasilkan fuzzy rule untuk aplikasi ini. Fuzzy rule ini akan dihasilkan defuzzification berupa keluaran deskriptif yaitu tingkat metakognisi siswa. Berdasarkan hasil pengujian sistem didapatkan persentase rata-rata skor dari ahli materi adalah sebesar 91 12% dan dari siswa adalah sebesar 89 44%. Persentase rata-rata skor uji coba tersebut mengindikasikan bahwa Metacognitive Awareness Inventory System adalah valid dengan beberapa revisi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Informatika
Depositing User: library UM
Date Deposited: 29 Aug 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45787

Actions (login required)

View Item View Item