Perbedaan hasil belajar antara penerapan model pembelajaran cooperative learning menggunakan metode make-A match dengan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) pada kompetensi memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan TIK siswa kelas X SMA Negeri 7 Ma - Repositori Universitas Negeri Malang

Perbedaan hasil belajar antara penerapan model pembelajaran cooperative learning menggunakan metode make-A match dengan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) pada kompetensi memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan TIK siswa kelas X SMA Negeri 7 Ma

Utami, Indah Tri (2012) Perbedaan hasil belajar antara penerapan model pembelajaran cooperative learning menggunakan metode make-A match dengan model pembelajaran langsung (Direct Instruction) pada kompetensi memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan TIK siswa kelas X SMA Negeri 7 Ma. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci hasil belajar cooperative learning metode make-a match pembelajaran langsung (direct instruction) Mutu pendidikan di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Salah upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Guru sebagai tenaga pendidik perlu menerapkan model pembelajaran inovatif dan sesuai dengan kompetensi. Berdasarkan hasil observasi di SMAN 7 Malang diketahui bahwa hasil belajar siswa kelas X pada kompetensi memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan TIK masih rendah yaitu memiliki rata-rata nilai 59 67. Model pembelajaran yang diterapkan oleh guru adalah pembelajaran langsung (direct instruction). Akan tetapi faktanya model pembelajaran ini tidak diterapkan secara tepat sesuai dengan langkah-langkahnya. Hal ini menyebabkan pembelajaran menjadi pasif berpusat pada guru dan berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Model pembelajaran cooperative learning menggunakan metode make-a match yang mengusung konsep pembelajaran aktif dan sesuai dengan kompetensi dapat menjadi sebuah solusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara penerapan model pembelajaran cooperative learning menggunakan metode make-a match dengan model pembelajaran langsung (direct instruction). Penelitian ini bersifat eksperimen semu dengan menggunakan pretes dan postes pada kedua kelas sampel. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran dan variabel terikat yaitu hasil belajar. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling kelompok cluster sehingga didapatkan kelas X-6 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-10 sebagai kelas kontrol. Rata-rata nilai kelas kontrol pada waktu pretes adalah 59 67 dan postes 80 25 sedangkan rata-rata nilai kelas eksperimen pada waktu pretes adalah 58 58 dan postes 84 20. Dari penelitian ini didapatkan hasil uji-t dua pihak dari data postes dengan thitung 2 49 yang lebih besar dari ttabel 1 99 serta derajat kebebasan 0 015 yang lebih kecil dari 0 05. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X pada kompetensi memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan TIK melalui penerapan model pembelajaran cooperative learning metode make-a match dengan model pembelajaran langsung (direct instruction).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Informatika
Depositing User: library UM
Date Deposited: 10 Apr 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45713

Actions (login required)

View Item View Item