Fernanda, Berry Dwika (2025) Uji hedonik dan rancangan bauran produk dan harga bakpao substitusi tepung biji nangka (artocarpus heterophyllus) / Berry Dwika Fernanda</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Biji nangka (Artocarpus heterophyllus) merupakan hasil samping yang melimpah dari industri maupun konsumsi rumah tangga buah nangka namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan pangan bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bauran produk dan harga bakpao substitusi tepung biji nangka melalui pendekatan penelitian eksperimen dan survei sebagai upaya pemanfaatan limbah biji nangka menjadi produk olahan yang potensial. Penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan dua kali pengulangan pada tingkat substitusi tepung biji nangka 10% 15% dan 20%. Parameter yang diamati meliputi daya kembang serta uji organoleptik (hedonik rasa warna tekstur). Penelitian survei dilakukan pada 80 responden untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap desain kemasan varian rasa produk ukuran dan harga jual yang paling diminati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung biji nangka memberikan pengaruh nyata terhadap daya kembang bakpao dan respon hedonik panelis. Substitusi 10% menghasilkan daya kembang tertinggi sebesar 414 08% sementara berdasarkan uji hedonik panelis substitusi 15% memiliki tingkat kesukaan terbaik untuk atribut rasa warna dan tekstur sehingga dipilih sebagai formula optimum. Analisis preferensi konsumen menunjukkan bahwa desain kemasan plastik OPP dengan logo warna hitam merupakan kemasan yang paling disukai responden karena dinilai praktis dan menarik. Varian rasa coklat menjadi rasa favorit mayoritas responden 53 75% diikuti rasa ayam dan kacang hijau. Pada bauran harga sebanyak 66 25% responden memilih bakpao ukuran 94 gram dengan harga Rp 4.500 sebagai kombinasi yang paling sesuai dari segi porsi dan keterjangkauan harga. Analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa dengan harga jual Rp 4.500 per buah usaha bakpao substitusi tepung biji nangka ini mencapai titik impas (break even point) pada penjualan sejumlah 120 buah dalam satu kali produksi serta menghasilkan margin keuntungan yang layak untuk terus dikembangkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bakpao substitusi tepung biji nangka hingga 15% memiliki mutu fisik dan organoleptik yang disukai konsumen serta layak dipasarkan dengan bauran produk dan harga yang sesuai preferensi target pasar sehingga potensial dijadikan solusi pemanfaatan limbah biji nangka menjadi pangan fungsional berbasis bahan lokal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknologi Industri (TI) > S1 Pendidikan Tata Boga |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 25 Sep 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/439449 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
