Armandani, Erwin Dwiki Armandani (2025) Implementation of teaching factory concentration of mechanical engineering expertise in SMK Turen Malang Regency / Erwin Dwiki Armandani</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN Armandani Erwin 2025. Implementasi Teaching Factory Konsentrasi Keahlian Teknik Pemesinan di SMK Turen Kabupaten Malang. Skripsi Departemen Teknik Mesin dan Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Kata Kunci Teaching Factory perencanaan pelaksanaan evaluasi kendala Solusi Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam pembangunan nasional dan pendidikan vokasi seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran penting dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan dunia industri adalah Teaching Factory (TEFA). SMK Turen Kabupaten Malang khususnya pada konsentrasi keahlian Teknik Pemesinan telah mengimplementasikan model pembelajaran TEFA guna menghadirkan suasana kerja nyata di lingkungan sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana proses perencanaan pelaksanaan evaluasi serta kendala dan solusi yang diterapkan dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam observasi langsung dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan teknik open coding axial coding dan selective coding dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah waka kurikulum humas kepala program keahlian dan guru produktif. Pendekatan ini dipilih agar peneliti dapat memahami implementasi TEFA secara utuh dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan TEFA di SMK Turen sudah dilakukan secara bertahap dan melibatkan mitra industri sejak awal. Pelaksanaannya meliputi kegiatan produksi nyata oleh siswa yang dibimbing guru dan dinilai oleh pihak sekolah maupun industri. Evaluasi dilakukan secara berkala mencakup aspek teknis dan sikap kerja siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu praktik legalitas usaha pemasaran produk dan kurangnya pelatihan guru. Untuk mengatasinya sekolah menjalin kemitraan industri menyusun SOP serta menyesuaikan strategi pembelajaran dan pelatihan SDM. Sebagai rekomendasi sekolah perlu memperkuat koordinasi internal dan eksternal agar pelaksanaan TEFA lebih terstruktur dan berkelanjutan. Guru perlu difasilitasi pelatihan yang relevan dengan teknologi industri terbaru sementara industri mitra didorong untuk lebih aktif dalam evaluasi dan pembinaan siswa. Pemerintah daerah juga diharapkan memberikan dukungan dalam bentuk regulasi dan pembiayaan sehingga TEFA dapat menjadi solusi nyata dalam mencetak lulusan SMK yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 30 Sep 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/438759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
