Persepsi siswa reguler terhadap keberadaan siswa berkebutuhan khusus di Smk Islam PB Soedirman 2 / SANTI APRILIANTI</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Persepsi siswa reguler terhadap keberadaan siswa berkebutuhan khusus di Smk Islam PB Soedirman 2 / SANTI APRILIANTI</p>

Aprilianti, Santi (2025) Persepsi siswa reguler terhadap keberadaan siswa berkebutuhan khusus di Smk Islam PB Soedirman 2 / SANTI APRILIANTI</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan sistem pendidikan yang menggabungkan seluruh peserta didik termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk belajar bersama di sekolah umum dengan penyesuaian layanan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan belajar yang setara bermakna dan berkelanjutan tanpa adanya diskriminasi sekaligus menumbuhkan sikap empati dan kerja sama di lingkungan sekolah. Dalam pelaksanaannya sering muncul tantangan seperti penerimaan dari lingkungan sosial kesiapan tenaga pendidik serta pengaturan interaksi antarsiswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memahami pandangan siswa terhadap keberadaan ABK faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut dan dampaknya terhadap hubungan sosial di sekolah. Penelitian bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan persepsi siswa reguler terhadap keberadaan ABK di SMK Islam PB Soedirman 2 (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut dan (3) menjelaskan dampak persepsi terhadap interaksi sosial antara siswa reguler dan ABK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa reguler kelas XI. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur observasi dan dokumentasi. Lalu dianalisis dengan model interaktif Miles amp Huberman (reduksi data penyajian data penarikan/verifikasi kesimpulan) dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kognitif siswa reguler mampu mengenali dan memahami tentang ABK meski pemahamannya masih terbatas. Dari sisi afektif muncul sikap yang bercampur antara empati dan penerimaan dengan rasa canggung atau jengkel saat menghadapi tantangan seperti tantrum atau hambatan komunikasi. Secara perilaku bantuan yang diberikan bersifat situasional jarang ada inisiatif proaktif. Faktor internal yang memengaruhi persepsi meliputi pengalaman langsung berinteraksi dengan ABK yang biasanya menumbuhkan empati dan kemampuan adaptasi sedangkan ketiadaan pengalaman cenderung menimbulkan jarak. Faktor eksternal seperti arahan guru dukungan keluarga dan paparan media sosial juga berperan meski arahan guru kerap bersifat normatif tanpa panduan teknis. Faktor-faktor tersebut menyebabkan interaksi sosial antar siswa reguler dan ABK di sekolah cenderung rendah dan terjadi di momen-momen tertentu saja seperti saat kerja kelompok atau jam istirahat sehingga kolaborasi belum sepenuhnya setara.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Pendidikan Luar Biasa(PLB) > S1 Pendidikan Luar Biasa
Depositing User: library UM
Date Deposited: 29 Sep 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/432318

Actions (login required)

View Item View Item