Pengaruh burnout terhadap quiet quitting dengan work-life balance sebagai variabel moderator pada pekerja generasi z di kota Malang / Rezalva Luna Aina Haq - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh burnout terhadap quiet quitting dengan work-life balance sebagai variabel moderator pada pekerja generasi z di kota Malang / Rezalva Luna Aina Haq

Haq, Rezalva Luna Aina (2025) Pengaruh burnout terhadap quiet quitting dengan work-life balance sebagai variabel moderator pada pekerja generasi z di kota Malang / Rezalva Luna Aina Haq. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Fenomena quiet quitting telah menjadi isu signifikan dalam dunia kerja modern khususnya di kalangan pekerja Generasi Z yang sangat menghargai keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kewajiban profesional. Berbeda dengan pengunduran diri konvensional quiet quitting mengacu pada perilaku di mana karyawan memilih untuk membatasi keterlibatan mereka dengan hanya melakukan tugas-tugas inti pekerjaan tanpa mengambil tanggung jawab tambahan atau menunjukkan inisiatif lebih. Pergeseran perilaku kerja ini diyakini muncul sebagai akibat dari meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental serta sebagai bentuk perlawanan terhadap budaya kerja berlebihan (hustle culture) yang menekankan produktivitas terus-menerus meskipun mengorbankan kesejahteraan. Generasi Z yang dikenal mengutamakan fleksibilitas kesehatan mental dan makna dalam bekerja menjadi kelompok yang paling menonjol dalam tren ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh burnout dan work-life balance terhadap quiet quitting pada pekerja Generasi Z di Kota Malang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei dan analisis regresi moderasi untuk menguji hubungan antarvariabel. Sebanyak 100 responden dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria pekerja Generasi Z yang berdomisili di Malang dan memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap quiet quitting yang berarti semakin tinggi tingkat kelelahan semakin tinggi kecenderungan untuk menarik diri dari keterlibatan kerja. Sebaliknya work-life balance berpengaruh negatif dan signifikan di mana individu yang mampu menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjaan cenderung lebih terlibat. Hasil uji moderasi menunjukkan bahwa work-life balance secara signifikan mampu memoderasi pengaruh burnout terhadap quiet quitting. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan stres kerja dan penciptaan keseimbangan hidup yang sehat untuk mengurangi kecenderungan quiet quitting di kalangan profesional muda. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi (FPsi) > Departemen Psikologi (PSi) > S1 Psikologi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 16 Jun 2025 04:29
Last Modified: 01 Apr 2026 03:43
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/426807

Actions (login required)

View Item View Item