Pengaruh konsumsi kafein dalam kopi terhadap daya tahan fisik atlet pencak silat usia 19–22 tahun di ukm pencak silat Universitas Negeri Malang / Fahad Ehla Muzaki - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh konsumsi kafein dalam kopi terhadap daya tahan fisik atlet pencak silat usia 19–22 tahun di ukm pencak silat Universitas Negeri Malang / Fahad Ehla Muzaki

Muzaki, Fahad Ehla (2025) Pengaruh konsumsi kafein dalam kopi terhadap daya tahan fisik atlet pencak silat usia 19–22 tahun di ukm pencak silat Universitas Negeri Malang / Fahad Ehla Muzaki. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kafein terhadap daya tahan fisik atlet pencak silat berusia 19 ndash 22 tahun di UKM Universitas Negeri Malang. Pencak silat merupakan olahraga bela diri yang memerlukan kemampuan fisik tinggi terutama daya tahan untuk mempertahankan performa selama pertandingan yang berlangsung dalam waktu cukup lama. Kafein dikenal sebagai zat ergogenik yang dapat meningkatkan performa fisik melalui stimulasi sistem saraf pusat efisiensi metabolisme energi dan penurunan persepsi kelelahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Sampel terdiri dari 20 atlet yang dibagi menjadi dua kelompok kelompok eksperimen yang mengonsumsi kafein dengan dosis 3 ndash 6 mg/kg berat badan dan kelompok kontrol yang menerima plasebo. Instrumen pengukuran daya tahan meliputi beep test dan pemantauan detak jantung menggunakan oksimeter yang dilakukan sebelum dan sesudah intervensi.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada daya tahan fisik atlet kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test dan Mann-Whitney U Test menunjukkan nilai signifikansi (p lt 0 05) yang berarti bahwa pemberian kafein berpengaruh positif terhadap peningkatan daya tahan fisik. Gain skor juga menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kafein efektif dalam meningkatkan daya tahan fisik atlet pencak silat. Meskipun demikian respons individu terhadap kafein bisa bervariasi sehingga perlu disesuaikan dengan toleransi dan kebutuhan masing-masing atlet. Kafein dapat dijadikan strategi pendukung performa fisik yang aman jika digunakan dengan dosis yang tepat dan di bawah pengawasan. Penelitian ini menyarankan agar studi selanjutnya mempertimbangkan sampel yang lebih besar serta variabel lain seperti kadar asam laktat dan waktu pemulihan untuk memperluas pemahaman terhadap efek kafein dalam konteks olahraga. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QM Human anatomy
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 12 Jun 2025 04:29
Last Modified: 01 Apr 2026 06:17
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/426345

Actions (login required)

View Item View Item