Evaluasi steam boiler PLTU PT PLN Nusantara power unit pembangkit Paiton unit 9 berbasis high pressure heater / Muhammad Wafiq Fadhilah Afif</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Evaluasi steam boiler PLTU PT PLN Nusantara power unit pembangkit Paiton unit 9 berbasis high pressure heater / Muhammad Wafiq Fadhilah Afif</p>

Afif, Muhammad Wafiq Fadhilah (2025) Evaluasi steam boiler PLTU PT PLN Nusantara power unit pembangkit Paiton unit 9 berbasis high pressure heater / Muhammad Wafiq Fadhilah Afif</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Steam boiler PLTU PLN Nusantara Power UP Paiton Unit 9 berdasarkan pengaruh High pressure heater (HPH). Penelitian ini akan menganalisis perbedaan efisiensi termal dan heat rate ketika HPH beroperasi (inservice) dan tidak beroperasi (out of service) serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi Steam boiler PLTU. Dengan demikian penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan performa PLTU dan mengurangi kerugian finansial akibat ketidakoperasian HPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis kinerja PLTU Paiton Unit 9 ketidakberfungsian High pressure heater (HPH) terbukti menurunkan efisiensi pembangkit secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status (HPH) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja termal PLTU Paiton Unit 9. Pada kondisi inservice Gross Plant Heat Rate (GPHR) mencapai 2.479 97 kCal/kWh dengan efisiensi termal 34 67% sedangkan pada kondisi outservice terjadi peningkatan GPHR hingga 2.535 93 kCal/kWh dan penurunan efisiensi menjadi 33 91%. Selain itu kualitas batubara juga terbukti memengaruhi performa pembangkit di mana batubara antrasit menghasilkan efisiensi terendah ( plusmn 19 ndash 19 7%) sedangkan gambut memberikan efisiensi tertinggi ( plusmn 45 8 ndash 47 3%) meskipun menghadapi kendala teknis dalam pengoperasian. Ketidakberfungsian HPH juga meningkatkan konsumsi batubara sebesar 9 ndash 12 ton/jam dengan potensi kerugian operasional mencapai Rp 60 ndash 80 miliar per tahun. Oleh karena itu pemeliharaan HPH pengawasan kualitas bahan bakar serta penerapan sistem pemantauan real-time sangat diperlukan untuk menjaga efisiensi termal dan menekan biaya operasional pembangkit. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Elektro (TE) > S1 Teknik Elektro
Depositing User: library UM
Date Deposited: 03 Oct 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/426021

Actions (login required)

View Item View Item