Setiawan, Febri (2025) Evaluasi stabilitas lereng dan alternatif perkuatan lereng berbasis software geostudio slope/w (studi kasus di Jalan Raya Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu) / Febri Setiawan</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Jalan Raya Sumber Brantas merupakan daerah yang rawan longsor. Berdasarkan data dari BPBD Kota Batu hujan deras yang mengguyur Kota Batu pada Sabtu 09 Maret 2024 memicu tanah longsor di empat titik salah satunya terjadi di Jalan Raya Sumber Brantas mengakibatkan terhambatnya lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah (1) bagaimana hasil evaluasi kelongsoran menggunakan form slope stability inventory (2) bagaimana stabilitas lereng kondisi eksisting dan kondisi lereng setelah longsor menggunakan software GeoStudio Slope/W student version dan (3) bagaimana stabilitas lereng setelah diberikan perkuatan geotekstil untuk mengembalikan ke kondisi sebelum longsor menggunakan software GeoStudio Slope/W student version. Penelitian ini menggunakan metode pemodelan dengan teknik analisis deskriptif untuk mengolah data. Objek penelitian ini adalah mengevaluasi stabilitas lereng yang diberikan perkuatan tanah tipe Geotekstil dengan bantuan software GeoStudio Slope/W dan metode analisis Morgenstern-Price digunakan untuk menghasilkan nilai FK (faktor keamanan). Penelitian mencakup kondisi lereng eksisting dan simulasi perkuatan menggunakan Geotekstil. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut. (1) Hasil evaluasi menggunakan form slope stability inventory dengan curah hujan yang cukup tinggi sebesar 2010 mm kemiringan lereng yang sangat curam sebesar 70 140 deg dan jenis material lereng adalah pasir berlempung (SC) menunjukan bahwa lereng pada lokasi penelitian terjadi kelongsoran dengan bentuk kelongsoran translational sliding. (2) Hasil stabilitas menunjukan nilai FK kondisi eksisting sebesar 1 074 di bawah standar SNI 8460 2017 (FK ge 1 250) sehingga lereng dinyatakan tidak stabil. Sedangkan kondisi lereng setelah longsor menunjukan nilai sebesar 1 382 sudah memenuhi standar dan lereng dinyatakan sudah stabil. (3) Hasil stabilitas kondisi eksisting setelah diberi perkuatan menggunakan geotekstil dengan tinggi timbunan 0 500 meter panjang pembenaman dibelakang bidang gelincir zona 1 sebesar 1 000 meter dan zona 2 sebesar 2 900 meter menghasilkan nilai FK 1 320 sudah memenuhi standar menurut SNI 8460 2017 sebesar 1 250. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 16 Sep 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/425984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
