Labdajaya, Gariza Saskara (2025) Pengaruh perbedaan hydraulic retention time pada aerated constructed wetland untuk penurunan konsentrasi polutan air limbah domestik / GARIZA SASKARA LABDAJAYA</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Universitas Negeri Malang berkomitmen mewujudkan konsep green campus dengan salah satu fokus pada pengolahan air limbah domestik secara berkelanjutan. Limbah domestik yang dihasilkan dari aktivitas kampus dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik sehingga membutuhkan alternatif pengolahan air limbah domestik yang ramah lingkungan. Salah satu teknologi alternatif untuk pengolahan air limbah adalah menggunakan Constructed Wetland (CW) yang dikembangkan menjadi Aerated Constructed Wetland (AHFCW) untuk meningkatkan efisiensi penyisihan polutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan Hydraulic Retention Time (HRT) pada Aerated Constructed Wetland (AHFCW) dalam menurunkan konsentrasi polutan air limbah domestik Graha Rektorat Universitas Negeri Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan dua variasi HRT yaitu 24 jam dan 36 jam pada sistem AHFCW skala laboratorium yang menggunakan tanaman Typha sp. dan media tanam hidrotron. Air limbah domestik diambil dari Graha Rektorat UM dan dilakukan pengujian di laboratorium untuk parameter COD BOD TSS total coliform pH DO dan suhu sesuai dengan baku mutu Permen LHK No. 68 Tahun 2016. Hasil Penelitian menunjukkan efisiensi penurunan polutan tertinggi pada sistem aerasi dengan HRT 24 jam untuk BOD 74 58% COD 62 85% total coliform 93 80% sedangkan pada sistem tanpa aerasi dicapai oleh TSS 90 77%. Pada sistem aerasi dengan HRT 36 jam penurunan tertinggi ditunjukkan parameter COD 59 73% total coliform 89 68% sedangkan pada sistem tanpa aerasi ditunjukkan parameter BOD 85 18% dan TSS 89 93%. Hasil uji statistik menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik (p lt 0 05) dan ada juga yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara variasi HRT dan aerasi (p gt 0 05). Temuan tersebut mengindikasikan bahwa perbedaan HRT serta sistem pengolahan dengan aerasi dan tanpa aerasi dapat mempengaruhi peningkatan kualitas air limbah hasil pengolahan. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 15 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/425857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
