Hannandya, Muhammad Akhtar (2025) Evaluasi sistem proteksi pasif terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung (studi kasus: gedung intiland Surabaya) / Muhammad Akhtar Hannandya</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Secara prinsip bangunan penanggulangan kebakaran lebih ditekankan kepada sistem proteksi kebakaran pasif. Namun sebagian besar bangunan gedung di Indonesia masih mengesampingkan sistem proteksi kebakaran pasif dikarenakan harga bahan yang lebih mahal dan menjaga estetika dari bangunan tersebut. Kebakaran pernah dialami bangunan Gedung Intiland Surabaya dimana kebakaran terjadi dalam ruangan hingga lantai atas gedung. Oleh karena kejadian tersebut terdapat indikasi permasalahan dalam sistem proteksi kebakaran pasif yang terdapat pada bangunan Gedung Intiland Surabaya sehingga perlu dilakukan evaluasi supaya dapat mencegah terjadinya kebakaran di masa yang akan datang. Rancangan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif untuk mengolah data. Objek penelitian ini adalah mengevaluasi sistem proteksi pasif kebakaran pada bangunan Gedung Intiland Surabaya dengan melakukan observasi secara langsung menggunakan metode checklist wawancara langsung dan pengisian kuesioner oleh responden pada Gedung Intiland Surabaya untuk memberikan penilaian terhadap perbandingan berpasangan pada setiap variabel serta sub variabel kuesioner yang sudah mengacu pada peraturan yang digunakan. Variabel dan sub variabel sistem proteksi pasif yang ditentukan mengacu pada Peraturan Pd-T-11-2005-C Permen PU No.26 Tahun 2008 SNI 03-1736-2000 SNI 03-1746-2000 dan SNI 03-6574-2001. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) penerapan sistem proteksi pasif kebakaran sebagian besar sudah memenuhi standar dan persyaratan hasil dari nilai tingkat penerapan atau kesesuaian pada sistem proteksi pasif kebakaran pada Gedung Intiland Surabaya menghasilkan nilai sebesar 84 96% dengan kategori ldquo B rdquo atau ldquo BAIK rdquo 2) nilai keandalan sistem keselamatan bangunan (NKSKB) sebesar 85 54% yang mengartikan bahwa secara keseluruhan pada sistem proteksi pasif kebakaran Gedung Intiland Surabaya sudah termasuk dalam rentang nilai KSKB ge 80% sampai dengan 100 sehingga berdasarkan peraturan Pd-T-11-2005-C nilai keandalan tersebut masuk dalam kategori ldquo ANDAL rdquo dan tingkat kondisi keandalan ldquo B rdquo atau ldquo BAIK rdquo 3) komponen yang menjadi prioritas utama untuk dilakukan evaluasi atau dibenahi yaitu a) Pintu kebakaran mampu menutup secara otomatis dan b) kebutuhan ruang terbuka dan kemudahan akses darurat yang memadai. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 22 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/425852 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
