Pengaruh bauran kebijakan moneter terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi negara asean tahun 2018-2022 / YAFFA NAISYA AZZHARA</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh bauran kebijakan moneter terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi negara asean tahun 2018-2022 / YAFFA NAISYA AZZHARA</p>

Azzhara, Yaffa Naisya (2024) Pengaruh bauran kebijakan moneter terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi negara asean tahun 2018-2022 / YAFFA NAISYA AZZHARA</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Penelitian ini membahas pengaruh bauran kebijakan moneter terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN pada periode 2018-2022. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana tiga komponen utama kebijakan moneter yaitu inflasi nilai tukar dan suku bunga mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN. Selain itu penelitian ini juga mempertimbangkan dampak pandemi COVID-19 terhadap pertumbuhan ekonomi ASEAN. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi data panel. Data yang digunakan berasal dari laporan tahunan yang diterbitkan oleh World Bank dan Bank Indonesia. Populasi dalam penelitian ini mencakup 11 negara ASEAN yaitu Indonesia Malaysia Singapura Thailand Filipina Brunei Darussalam Vietnam Laos Myanmar Kamboja dan Timor Leste. Data yang digunakan adalah data tahunan dari tahun 2018 hingga 2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa inflasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN. Hal ini menunjukkan bahwa inflasi yang terkontrol dengan baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi karena memicu peningkatan produksi barang dan jasa. Nilai tukar memiliki pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi tetapi pengaruh ini tidak signifikan. Artinya meskipun nilai tukar yang stabil penting untuk pertumbuhan ekonomi fluktuasi nilai tukar dalam penelitian ini tidak memberikan dampak yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN. Suku bunga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Ini menunjukkan bahwa suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi mungkin melalui mendorong investasi dan konsumsi. Pandemi COVID-19 secara signifikan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN. Dampak pandemi ini tercermin dalam kontraksi ekonomi yang terjadi pada tahun 2020 di mana hampir semua negara ASEAN mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi yang tajam. Secara keseluruhan penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana kebijakan moneter dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan di kawasan ASEAN dalam mengembangkan strategi ekonomi yang lebih efektif terutama dalam menghadapi krisis ekonomi di masa depan. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Ekonomi dan Studi Pembangunan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 03 Feb 2024 04:29
Last Modified: 09 Sep 2024 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/424774

Actions (login required)

View Item View Item