Pemahaman dan penerapan asesmen otentik pada guru mata pelajaran pengoperasian mesin otomasi dasar SMK Swasta se-Kota Malang / Hamzah Fansyuri - Repositori Universitas Negeri Malang

Pemahaman dan penerapan asesmen otentik pada guru mata pelajaran pengoperasian mesin otomasi dasar SMK Swasta se-Kota Malang / Hamzah Fansyuri

Fansyuri, Hamzah (2012) Pemahaman dan penerapan asesmen otentik pada guru mata pelajaran pengoperasian mesin otomasi dasar SMK Swasta se-Kota Malang / Hamzah Fansyuri. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci Pemahaman Penerapan Asesmen Otentik. Penilaian merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dengan kegiatan pembelajaran. Perubahan Kurikulum 2004 menjadi 2007 membawa implikasi terjadinya perubahan penilaian pada pembelajaran PMOD. Keberhasilan kegiatan belajar mengajar akan efektif apabila didukung oleh kegiatan penilaian yang efektif pula. Asesmen otentik hadir sebagai alternatif penilaian untuk menilai semua aspek kemampuan yang tidak dapat dinilai dengan tes tulis (Paper and Pencil tes). Asesmen otentik adalah suatu proses kegiatan penilaian yang dlakukan oleh guru untuk memperoleh informasi atau data yang sebenarnya tentang gambaran suatu perkembangan hasil belajar siswa. Asesmen otentik pada pembelajaran PMOD tidak hanya mengukur ranah psikomotorik saja namun juga Afektif dan kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif yang digunakan berupa angket. Penelitian ini dilaksanakan bulan November 2011. Subjek penelitian adalah seluruh guru mata pelajaran PMOD di SMK Swasta se-Kota Malang yang berjumlah 12 orang dan seluruh siswa Jurusan Teknik Mesin Perkakas sebagai penguat. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan Analisis data secara deskriptif menggunakan persentase (%.) Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PMOD di SMK Swasta se- Kota Malang telah melaksanakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (100%). Dalam hal penilaian yaitu 75% menyatakan perbedaan yang ada pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan terletak pada sistem penilaian yang lebih menekankan proses dan hasil belajar siswa yang melibatkan 3 ranah pendidikan maka pemahaman guru terhadap asesmen otentik sudah baik sedangkan yang menerapkan asesmen otentik sekitar 83% sudah melaksanakan dan hanya 17% yang belum sepenuhnya melaksanakan. Data hasil penelitian pada siswa menunjukkan bahwa penerapan asesmen otentik dari guru sekitar 75 36%. Dalam hal penerapan asesmen otentik asesmen peper and pencil tes yang sering menonjol dibandingkan dengan asesmen yang lain. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada instansi terkait yaitu Depdiknas Kota Malang untuk meninjau kembali sosialisasi yang sudah dilaksanakan baik segi kualitas dan kuantitas. Selain itu guru diberi informasi yang cukup dalam hal teknik penilaiannya dan disertai contoh format penilaian sehingga guru benar-benar melaksanakan asesmen otentik dengan baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: library UM
Date Deposited: 04 Jul 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/42331

Actions (login required)

View Item View Item