Perbedaan variasi tekanan tinggi pada sistim AC dengan refrigerant CFC dan non CFC terhadap suhu yang dihasilkan evaporator / Ismala Ruspriyono - Repositori Universitas Negeri Malang

Perbedaan variasi tekanan tinggi pada sistim AC dengan refrigerant CFC dan non CFC terhadap suhu yang dihasilkan evaporator / Ismala Ruspriyono

Ruspriyono, Ismala (2009) Perbedaan variasi tekanan tinggi pada sistim AC dengan refrigerant CFC dan non CFC terhadap suhu yang dihasilkan evaporator / Ismala Ruspriyono. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Ruspriyono I. 2008. Perbedaan Variasi Tekanan Tinggi Pada Sistem AC Dengan Refrigerant CFC dan Non CFC Terhadap Suhu Yang Dihasilkan Evaporator. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sumarli M.Pd. M.T. (II) Retno Wulandari S. T. M. T Kata kunci MC 12 evaporator R 12 suhu Refrigerant merupakan suatu zat yang digunakan pada sistim AC kendaraan. Ada beberapa macam refrigerant yang beredar dipasaran seperti R 12 R 134a musicool hycool dan beberapa refrigerant yang lain. Refrigerant yang beredar pada sistim AC akan mengalami penurunan dan kenaikan tekanan akibat perlakuan beberapa komponen AC. Perbedaan tekanan ini dipertahankan oleh kompresor dan katup ekspansi. Dengan penelitian tentang penambahan tekanan pada sistim AC akan mengetahui seberapa besar suhu yang dihasilkan oleh evaporator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat eksperimen yang terdiri dari dua tahap utama. Pertama dengan pengisian refrigerant MC 12 dan dicatat suhu yang dihasilkan evaporator pada tiap-tiap tekanan dan selanjutnya pengisian refrigerant R 12 juga dilakukan seperti perlakuan refrigerant MC 12. Dari beberapa pengambilan data penggunaan refrigerant MC 12 dan refrigerant R 12 ada perbedaan suhu pada evaporator. Refrigerant MC 12 dengan penambahan tekanan mengalami penurunan dan kenaikan suhu. Dapat dilihat pada tekanan 12 5-14 5 bar suhu yang dihasilkan mengalami penurunan setelah tekanan 14 5-16 5 bar suhu yang dihasilkan mengalami kenaikan. Sedangkan untuk refrigerant R 12 dengan penambahan tekanan suhu yang dihasilkan mengalami penurunan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: library UM
Date Deposited: 12 Jan 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/42189

Actions (login required)

View Item View Item