Mufidah, Khairunisa (2025) Pengaruh variasi waktu sonikasi komposit tio?/cqds terhadap efektivitas antibakteri / Khairunisa Mufidah</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Peningkatan urbanisasi memperburuk kualitas air di Indonesia melalui kontaminasi mikroba patogen sehingga diperlukan teknologi fotokatalisis berbasis TiO2 yang dimodifikasi Carbon Quantum Dots (CQDs) untuk memperluas respons cahaya meningkatkan pemisahan muatan dan efektivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi waktu sonikasi komposit TiO2/CQDs terhadap sifat fisik sifat optik dan aplikasinya sebagai antibakteri E. coli dan S. aureus. TiO2 anatase murni dikombinasikan dengan CQDs hasil sintesis hidrotermal berbahan citric acid dan urea membentuk komposit TiO2/CQDs yang diproses dengan variasi waktu sonikasi selama 0 hingga 4 jam dan dikarakterisasi menggunakan XRD SEM-EDX FTIR UV-Vis serta diuji aktivitas antibakterinya. Hasil XRD menunjukkan komposit TiO2/CQDs berfase anatase murni dengan kristalinitas tinggi dan ukuran kristal sekitar 35-38 nm sementara puncak difraksi CQDs tidak terdeteksi akibat jumlahnya yang rendah dan sifatnya amorf. Morfologi kuasi-sferis (quasi-spherical) dari hasil SEM menunjukkan komposit TiO2/CQDs berukuran 105 ndash 126 nm dengan distribusi unsur Ti O dan C yang homogen serta kandungan C tertinggi pada TiCQ2 akibat pengaruh penambahan CQDs dan waktu sonikasi. Spektrum FTIR komposit TiO2/CQDs mengungkap adanya gugus fungsional dan ikatan khas TiO ndash CQDs yang mendukung pembentukan ROS serta meningkatkan aktivitas fotokatalitik. UV-Vis menunjukkan CQDs pada TiO2 menambah serapan di 280 ndash 350 nm dengan TiCQ2 memiliki absorbansi tertinggi. Metode Tauc plot mengungkap bandgap optimum 2 93 eV pada TiCQ4. Komposit TiO2/CQDs efektif menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus. Sampel TiCQ2 memberikan zona hambat terbesar pada E. coli (15 45 mm) dan sampel TiCQ4 pada S. aureus (16 62 mm). Ukuran partikel kecil dan bandgap rendah meningkatkan produksi reactive oxygen species (ROS) yang berperan dalam membunuh bakteri. Perlakuan sonikasi pada komposit menghasilkan aktivitas antibakteri dengan zona hambat yang lebih besar dibandingkan komposit tanpa sonikasi. Variasi waktu sonikasi terbukti memengaruhi sifat fisik optik dan aktivitas antibakteri komposit TiO2/CQDs di mana waktu sonikasi selama 1 hingga 2 jam dinyatakan sebagai kondisi optimum karena mampu menghasilkan ukuran partikel lebih kecil bandgap rendah serta aktivitas antibakteri yang tinggi sehingga komposit ini berpotensi diaplikasikan sebagai material fotokatalis dan antibakteri berbasis cahaya tampak.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Fisika (FIS) > S1 Fisika |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 07 Oct 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/421685 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
