Salrahmi, Tiara Anggia (2025) Analisis normalized different drought index (NDDI) terkorelasi data curah hujan BMKG berbasis uji spearman menggunakan citra landsat 8 periode 2017 - 2023 untuk menentukan tingkat kekeringan wilayah Kec Tonjong, Kab Brebes / Tiara Anggia Salrahmi</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kekeringan merupakan bencana ekologis yang berdampak luas terhadap lingkungan dan ketahanan pangan. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sepanjang tahun 2023 tercatat sebanyak 826 bencana kekeringan terjadi di Indonesia yang berdampak pada lahan pertanian termasuk wilayah di Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Kecamatan Tonjong menjadi salah satu wilayah dengan kerentanan tinggi dengan sebanyak 5 kali terjadi bencana kekeringan pada tahun 2023 di Kecamatan Tonjong. Penelitian ini bertujuan adalah untuk memantau kekeringan di wilayah Kecamatan Tonjong di Kabupaten Brebes tahun 2017-2023 menggunakan pendekatan penginderaan jauh berbasis citra Landsat 8. Metode penelitian yang digunakan yaitu perhitungan nilai NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) NDWI (Normalized Difference Water Index) dan NDDI (Normalized Difference Drought Index) melalui data citra landsat 8 dari Google Earth Engine kemudian divisualisasikan dan dianalisis menggunakan QuantumGIS (QGIS). Selain itu dilakukan uji korelasi Spearman untuk menilai hubungan antara curah hujan dan tingkat kekeringan. Hasil menunjukkan bahwa tahun 2019 dan 2020 mencatat nilai maksimum NDDI tertinggi masing-masing sebesar 12 3 dan 26 yang menandakan kondisi kekeringan ekstrem. Uji Spearman menghasilkan koefisien -0 78571 yang mengindikasikan hubungan negatif kuat antara curah hujan dan luas wilayah terdampak kekeringan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan curah hujan secara langsung mempengaruhi tingkat kekeringan di Kecamatan Tonjong. Selain itu ditemukan kemungkinan bahwa faktor lain seperti jenis tanah aluvial berpasir topografi curam alih fungsi lahan dan peningkatan suhu turut memperburuk kondisi kekeringan. Pengaruh El Nino Modoki pada tahun 2018 ndash 2019 menyebabkan pergeseran musim kemarau menjadi lebih panjang dan kering yang berujung pada stres vegetasi dan penurunan NDVI. Kombinasi faktor klimatologis dan antropogenik yang menyebabkan defisit air tanah peningkatan evapotranspirasi serta gangguan dalam sistem irigasi pertanian. Pendekatan penginderaan jauh menggunakan indeks NDVI NDWI dan NDDI efektif untuk memantau dan memetakan kekeringan secara spasial serta dapat dijadikan dasar dalam upaya mitigasi dan perencanaan tata guna lahan secara berkelanjutan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Fisika (FIS) > S1 Fisika |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 11 Jun 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/421684 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
