Eko Yulianto (2008) Perbedaan penggunaan camshaft racing dan camshaft standar pada tiap putaran terhadap daya dan emisi gas buang pada motor honda tiger 2000 / Eko Yulianto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Camshaft merupakan komponen mesin empat langkah (tak) yang berfungsi mengoperasionalkan katup sesuai bukaan katup. Camshaft adalah sebuah poros yang terjadi dari cam dengan bentuk bulat telur dan berputar eksentrik. Jumlah cam sesuai dengan jumlah katup serta berapa lama (duration) dan berapa lebar bukaan katup camshaft digerakkan poros engkol (Crank shaft) dengan perantara sprocket dan cam chain sprocket dengan perbandingan dua kali putaran poros engkol (Crank shaft) dan satu kali putaran camshaft. Lama katup membuka (duration) dan lebar bukaan katup (lift) sangat mempengaruhi daya motor karena lama dan lebar bukaan katup membuka menentukan berapa banyak campuran bahan bakar dan udara yang masuk kesilinder maka semakin besar pembakaran yang terjadi di ruang bakar akibatnya torsi juga menjadi besar. Dengan demikian daya otomatis akan meningkat sesuai dengan teori yang mana untuk menghasilkan daya motor yang besar membutuhkan bahan bakar yang banyak pula. Berdasarkan alasan diatas peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara penggunaan camshaft racing dan putaran mesin terhadap daya motor pada Honda Tiger 2000. putaran motor yang digunakan dalam penelitian ini adalah (2000 s/d 8500 rpm). Penelitian untuk mengetahui daya motor yang dihasilkan ini dilakukan di bengkel Silver Motor sport dengan menggunakan alat dynometer dan untuk uji emisi gas buangnya dilaksanakan di Laboratorium Suzuki Universitas Negeri Malang Jl. Surabaya No 6 Malang dengan menggunakan alat exhause gas analizer. Rancangan penelitian ini yang digunakan ialah rancangan faktorial (design factorial) dan menggunakan analisis dua jalan. Hasil penelitian ini menemukan 1) Terdapat perbedaan penggunaan camshaft racing terhadap daya motor yang dihasilkan pada motor Honda Tiger 2000. Penggunaan yang dihasilkan tersebut adalah perbedaan yang kearah kenaikan daya. Daya yang dihasilkan camshaft racing terbukti lebih tinggi dari pada camshaft standar. 2) Terdapat perbedaan putaran motor 2000 2500 3500 4500 5500 6500 7500 8500 rpm terhadap daya motor yang dihasilkan pada motor Honda Tiger 2000. Pada putaran motor 2000 rpm daya motor tertinggi sebesar 1.1867 Hp dan terendah 1.0200 Hp sedangkan pada putaran motor 8500 rpm daya motor tertinggi sebesar 17 9767 Hp. 3) terdapat perbedaan emisi gas buang CO yang dikeluarkan antara penggunaan camshaft standar dan camshaft racing pada motor Honda Tiger 2000. Pada putaran motor 2000-8500 rpm selisihnya sebesar 17 69% 4) Terdapat perbedaan emisi gas buang HC yang dikeluarkan antara penggunaan camshaft standar dan camshaft racing pada motor Honda Tiger 2000. pada putaran motor 2000-8500 rpm selisihnya sebesar 8 35%. Penggunaan camshaft racing pada putaran rendah menengah daya yang dihasilkan menurun dibawah camshaft standar sedangkan daya yang dihasilkan pada putaran tinggi meningkat diatas camshaft standar. Perbedaan yang terjadi pada penelitian ini adalah pengaruh positif karena daya motor dapat meningkat pada putaran atas. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut misalnya berapa banyak debit campuran bahan bakar yang masuk kedalam silinder antara penggunaan camshaf standar dan camshaft racing.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | ?? ?? |
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 Feb 2008 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2008 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/42159 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
