Ramadani, Ulya Cahya Ramadani (2025) Pengaruh literasi digital terhadap perilaku penyebaran informasi hoaks di media sosial pada mahasiswa program studi d4 perpustakaan digital Universitas Negeri Malang / Ulya Cahya Ramadani</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Penelitian mengenai kemampuan literasi digital mahasiswa dalam mengatasi penyebaran informasi hoaks perlu dilakukan mengingat meningkatnya penggunaan media sosial serta tingginya risiko paparan informasi hoaks di kalangan mahasiswa. Dengan lebih memahami hubungan antara literasi digital dengan perilaku penyebaran hoaks penelitian berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih kritis dalam menyikapi informasi hoaks. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh literasi digital terhadap perilaku penyebaran informasi hoaks di media sosial pada mahasiswa program studi D4 Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas non-eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih secara purposive dengan jumlah item sebanyak 44 pernyataan tertutup. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kemampuan literasi digital yang diukur menggunakan kerangka literasi digital dari Japelidi (Jaringan Pegiat Literasi Digital) sementara variabel terikatnya adalah perilaku penyebaran informasi hoaks yang dianalisis menggunakan pendekatan teori sosial kognitif Albert Bandura. Data dianalisis menggunakan metode-metode statistik seperti uji validitas uji reliabilitas analisis deskriptif uji asumsi dasar uji korelasi Pearson dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan di tingkat sedang antara literasi digital dan perilaku penyebaran informasi hoaks mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0 523. Dengan kata lain semakin tinggi kemampuan literasi digital mahasiswa maka semakin rendah kecenderungan untuk menyebarkan informasi hoaks di media sosial. Selain itu penelitian ini menemukan bahwa sebesar 27 7% perilaku penyebaran informasi hoaks pada mahasiswa D4 Perpustakaan digital dapat dijelaskan oleh kemampuan literasi digital sedangkan 72 6% persen sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan literasi digital berperan secara signifikan dalam menurunkan kecenderungan penyebaran informasi hoaks oleh mahasiswa namun faktor-faktor lain termasuk lingkungan sosial memiliki peran yang lebih besar dalam menentukan mahasiswa berperilaku dalam dunia digital. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar institusi pendidikan tinggi khususnya program studi D4 Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang mengintegrasikan pendidikan literasi digital secara lebih menyeluruh dengan menekankan pada aspek sosial di lingkungan digital. Selain itu lingkungan sosial mahasiswa juga perlu diarahkan untuk membentuk budaya digital yang kritis terbuka dan peduli terhadap dampak sosial dari penyebaran informasi hoaks. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Sastra (FS) > Departemen Sastra Indonesia (IND) > S1 Ilmu Perpustakaan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 12 Sep 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/420714 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
