Humor dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa: studi kasus siniar podhub deddy corbuzier / Salsabilla Amanda Ayu Pramitha</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Humor dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa: studi kasus siniar podhub deddy corbuzier / Salsabilla Amanda Ayu Pramitha</p>

Pramitha, Salsabilla Amanda Ayu (2025) Humor dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa: studi kasus siniar podhub deddy corbuzier / Salsabilla Amanda Ayu Pramitha</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Humor dikaitkan dengan pelbagai aktivitas seperti gerakan pembacaan teks pendengaran suara maupun pengamatan visual yang mampu memicu respons emosional berupa senyuman atau tawa. Meskipun arus transformasi media hiburan telah meluas secara global humor tetap menjadi kebutuhan esensial individu dalam memenuhi rasa senang dan bahagia. Kebutuhan terhadap hiburan tersebut juga berfungsi sebagai mekanisme untuk meredakan kelelahan mental akibat tekanan pikiran dan lingkungan. Setiap individu memiliki kepekaan terhadap humor (sense of humor) yang beragam salah satunya diwujudkan melalui aktivitas menonton berbagai jenis tayangan. Aktivitas ini mengalami pergeseran seiring perkembangan teknologi. Awalnya masyarakat cenderung menikmati hiburan audio-visual melalui siaran televisi namun dalam era digital saat ini media sosial yang mudah diakses melalui ponsel pintar menjadi pilihan utama. Salah satu platform media sosial yang kini paling banyak digunakan untuk menikmati beragam tayangan adalah YouTube. Hal tersebut terbukti dengan jumlah pengguna aktif sebanyak 2 5 miliar menikmati ragam acara melalui Youtube. Pada platform Youtube para content creator cenderung berlomba-lomba menyuguhkan tontonan layaknya bercakap-cakap dalam studio siaran akan tetapi diiringi sajian visual berupa video. Tontonan tersebut lebih sering disebut dengan istilah lsquo podcast rsquo atau lsquo siniar rsquo yang menyajikan konten berupa aktivitas komunikasi lisan. Aktivitas tersebut memberikan peluang pada setiap partisipan untuk menyampaikan pemikiran informasi pengalaman ataupun diskusi terkait tema secara leluasa. Aktivitas komunikasi ini tidak hanya membahas isu sosial yang serius para content creator menyajikan siniar dengan pembahasan yang ringan disertai kejenakaan. Umumnya ketika membahas topik yang ringan partisipan tuturan cenderung mengujarkan beberapa kosakata kasar yang tidak menguntungkan bila ditinjau melalui aspek sosial ataupun moral. Tetapi penggunaan kosakata kasar tersebut sebagai hasil atas hadirnya kesengajaan penutur untuk memancing lahirnya humor. Agar pembentukan humor berhasil dilaksanakan serta melahirkan gelak tawa partisipan tuturan sering kali mengujarkan tuturan yang melanggar maksim-maksim dalam prinsip kesantunan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif. Hal tersebut didasarkan atas tujuan pelaksanaan penelitian yaitu memahami fenomena kebahasaan terkait wujud pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa serta penerapan skala parameter kesantunan dan teknik pembentukan humor dalam siniar Podhub Deddy Corbuzier. Pada penelitian ini data yang digunakan ialah seluruh tuturan yang mengandung pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa serta humor baik disampaikan pewara maupun bintang tamu dalam siniar Podhub pada kanal Youtube Deddy Corbuzier. Penelitian ini menerapkan teknik simak bebas libat cakap dalam mengumpulkan data. Sebab peneliti hanya berperan sebagai pengamat penggunaan bahasa dalam tuturan siniar Podhub. Adapun instrumen penelitian ialah peneliti sendiri didukung dengan tabel kodifikasi data dan transkripsi tuturan serta tabel penjaringan dan analisis data. Tahapan analisis dilakukan dengan menerapkan metode padan ekstralingual sebab analisis data akan dihubungkan serta dibandingkan dengan aspek sosial yang membangun penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh partisipan tuturan dalam siniar Podhub melakukan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Ditemukan sebanyak 110 tuturan melanggar maksim kearifan 61 tuturan melanggar maksim kedermawanan 40 tuturan melanggar maksim kesepakatan 19 tuturan melanggar maksim pujian 10 tuturan melanggar maksim kerendahan hati dan 9 tuturan melanggar maksim simpati. Namun pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa tersebut tidak menimbulkan konflik sebab seluruh partisipan tuturan memiliki kesepahaman atas tujuan bergurau serta aspek jarak sosial baik usia maupun kedekatan hubungan antarpartisipan memungkinkan terucapnya tuturan yang tidak santun. Selain itu ditemukan sebanyak 69 tuturan humor yang disusun melalui teknik pembentuk humor bahasa dan sebanyak 50 tuturan humor yang disusun melalui teknik pembentukan humor logika. Peneliti menemukan sebuah pola bahwa dalam menciptakan humor penutur bersama mitra tutur mampu menyusun setup dan punchline dengan teknik pembentukan humor baik bahasa ataupun logika serta pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa secara berdampingan untuk memecah tawa seluruh partisipan tuturan. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Departemen Sastra Indonesia (IND) > S1 Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 16 May 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/420478

Actions (login required)

View Item View Item