Komodifikasi Kriminalitas oleh Kaum Marjinal dalam novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna / RASEL FIRZA NADHIF</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Komodifikasi Kriminalitas oleh Kaum Marjinal dalam novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna / RASEL FIRZA NADHIF</p>

Nadhif, Rasel Firza (2025) Komodifikasi Kriminalitas oleh Kaum Marjinal dalam novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna / RASEL FIRZA NADHIF</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Praktik komodifikasi selalu memiliki caranya sendiri untuk selalu berkembang seiring perkembangan zaman. Salah satu fenomena yang perlu disorot adalah praktik komodifikasi kriminalitas. Kriminalitas yang merupakan salah satu permasalahan di berbagai belahan dunia memiliki caranya sendiri untuk bisa sela. Kriminalitas menjadi sebuah permasalahan serius yang selalu ada di seluruh dunia. Seiring berkembangnya zaman kriminalitas masih tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat terutama dari kaum marjinal karena mereka merupakan kaum yang memiliki alasan kuat untuk melakukan tindak kriminal sehingga kriminalitas juga dapat menjadi bagian dari komodifikasi agar kaum marjinal bisa bertahan hidup. Novel Sisi Tergelap Surga menjadi objek material yang dirasa tepat jika disandingkan dengan penelitian komodifikasi kriminalitas kaum marjinal karena novel ini berisi beberapa unsur terkait kriminalitas yang dikomodifikasi oleh kaum marjinal guna mempertahankan hidup mereka di kota. Mengingat komodifikasi tidak hanya tentang kegiatan jual beli melainkan cara pengelolaan sistem komoditas maka kriminalitas bisa termasuk ke dalam unsur yang terkomodifikasi. Komodifikasi juga menitikberatkan sebuah nilai guna yang akhirnya menjadi keuntungan hal itu juga mengalir di ranah sama layaknya beberapa jenis kriminalitas yang juga mengincar keuntungan untuk upaya bertahan hidup dari kaum marjinal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis penelitian ini adalah studi dokumen. Sumber data yang digunakan adalah novel berjudul Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Data yang diambil berupa kutipan dialog dan narasi dalam novel yang menggambarkan rumusan masalah terkait. Teori utama yang digunakan adalah komodifikasi Chris Barker dan kriminalitas Abdulsyani. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi dengan melakukan konsultasi kepada dosen pembimbing dan rekan sejawat. Analisis data penelitian menggunakan reduksi data Huberman amp Miles untuk melakukan kategorisasi data. Hasil penelitian meliputi adanya beberapa bentuk kriminalitas yuridis dan sosial. Kriminalitas dari aspek yuridis meliputi bandar judi dan pemerkosaan. Sedangkan data kriminalitas dari aspek sosial meliputi bekerja sebagai waria pembuat onar prostitusi eksploitasi pekerja jalanan begal dan pencuri motor KDRT dan premanisme. Terdapat pula latar belakang terjadinya kriminalitas berupa faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi keinginan untuk mendapatkan penghasilan instan tidak bisa mengendalikan hawa nafsu/tamak ingin menyelamatkan orang terdekat dan kehilangan orang terdekat (berduka). Faktor eksternal meliputi satu data yaitu penghasilan yang kurang. Hasil penelitian ditutup dengan penerapan komodifikasi kriminalitas yang meliputi kemampuan berkelahi menjadi premanisme keindahan tubuh perempuan menjadi prostitusi permainan undian menjadi perjudian dan barang curian menjadi bisnis ilegal. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan kriminalitas yang dilakukan oleh kaum marjinal dalam novel Sisi Tergelap Surga dapat menjadi gambaran realita sosial yang ada sekarang. Beratnya hidup para kaum marjinal yang kurang mendapatkan perhatian membuat mereka memiliki alasan untuk menjadi seorang kriminal. Mulai dari kesenjangan sosial kekurangan secara ekonomi sampai faktor internal seperti kondisi mental yang tidak sehat. Kriminalitas yang dilakukan oleh para kaum marjinal di dalam novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna kebanyakan termasuk kategori kriminalitas yang ditinjau dari aspek sosial. Hal tersebut mengartikan bahwa di kalangan kaum marjinal kejahatan atau kriminalitas cukup jarang melibatkan aparat dan pengadilan negara. Banyak dari mereka memilih menyelesaikan kasus itu dengan ketentuan warga setempat atau juga karena sebenarnya kriminalitas yang dilakukan memang hanya sebatas merugikan masyarakat sekitar bukan negara. Melalui berbagai faktor yang melatarbelakangi kriminalitas dapat disimpulkan pula jika kebanyakan tindak kriminal dilakukan secara terpaksa karena para pelaku tidak memiliki pilihan untuk bisa bertahan hidup. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Sastra (FS) > Departemen Sastra Indonesia (IND) > S1 Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: library UM
Date Deposited: 10 Jul 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/420340

Actions (login required)

View Item View Item