Harvianadila, Threandita (2025) Upaya pencegahan dan penanganan bullying di SMP Nasional Malang / Threandita Harvianadila</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Fenomena bullying dianggap sebagai bentuk awal kekerasan yang terjadi selama masa remaja. Intimidasi terhadap anak merupakan ancaman serius bagi perkembangan mereka dan dapat menjadi penyebab kekerasan di sekolah. Sekolah sering kali disebut sebagai rumah kedua bagi anak-anak tempat di mana mereka menuntut ilmu mengembangkan potensi dan membentuk hubungan sosial. Orang tua mempercayakan sekolah untuk memberikan pendidikan sekaligus pengawasan dan perlindungan yang diperlukan. Namun dalam menjalankan fungsinya sekolah tidak terlepas dari tantangan. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sekolah saat ini adalah kekerasan di kalangan siswa khususnya fenomena bullying.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh SMP Nasional Malang dalam menangani kasus bullying bentuk penanganan kasus bullying dan faktor penghambat dalam memberikan penangnana kasus bullying. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui proses observasi wawancara dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh langsung dari wawancara dan observasi serta data sekunder dari jurnal dan sumber lain yang relevan. Teknik analisis data menggunakan 3 komponen meliputi (1) reduksi data (2) penyajian data (3) kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SMP Nasional Malang memiliki upaya khusus dalam menangani kasus bullying yaitu melalui program sekolah yang diberi nama Deklarasi Anti-Bullying. Bentuk penanganan bullying meliputi membuat tata tertib membentuk tim tatib melakukan sosialisasi di media sosial kanal pelaporan bullying berupa web dan fasilitas keamanan lingkungan sekolah. Faktor Penghambat dalam memberikan penanganan kasus bullying berupa ketidak lengkapan regulasi mengenai bullying kurangnya pemahaman orang tua tentang konsep bullying dan kurangnya keterlibatan pihak eksternal yang memiliki keahlian dalam bidang khusus. SMP Nasional Malang dalam menangani kasus bullying terbatas dalam keterlibatan Kapolsek hanya pada saat MPLS yang lebih fokus pada sosialisasi awal. Keterbatasan ini menjadi faktor penghambat karena tidak ada tindak lanjut atau program berkelanjutan yang melibatkan pihak luar sehingga penanganan bullying di sekolah menjadi kurang optimal dan tidak terintegrasi dengan baik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Hukum dan Kewarganegaraan (HKn) > S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 19 Feb 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/417332 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
