Rohman, Sholichul Nur (2024) Pengaruh capaian pembelajaran kurikulum merdeka dan praktik kerja industri terhadap employabilty skills siswa SMK kosentrasi keahlian teknik otomasi industri menghadapi dunia kerja / Sholichul Nur Rohman</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki tujuan menciptakan tenaga kerja yang berkompeten pada bidang tertentu. Kurikulum Sekolah Mennegah Kejuruan diatur untuk menciptakan tenaga kerja setelah lulus nantinya. Selain itu diperlukan praktik kerja industri untuk siswa agar mendalami dunia kerja sehingga siap menghadapi dunia kerja. Employabilitu Skills salah satu yang wajib dimiliki oleh seorang siswa SMK termasuk siswa keahlian teknik otomasi industri. Sedangkan data dari BKK SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen tahun 2022 menyatakan lulusan dari jurusan Teknik Otomasi Industri sebanyak 65 siswa dengan 12 orang menjadi pekerja siswa dengan masa tunggu jawaban dari perusahan sebanyak 8 orang belum berkerja sebanyak 4 orang 4 orang melanjutkan studi kejenjang selanjutnya dan sisanya belum terdeteksi oleh sekolah. Dari 12 siswa yang berkerja hanya 3 orang sesuai dengan komptensinya sisanya berkerja di luar bidang kompetensinya. Hal ini menunujukkan bahwa adanya penguasaan kompetensi siswa yang belum sesuai dengan kebutuhan industri. Saat ini pemerintah menerapkan kurikulum terbaru yaitu kurikulum merdeka sebagai solusi dari permasalahan ketidaksesuaian kompetensi ini pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan tujuan adalah menciptakan lulusan yang berdaya saing tinggi di dunia kerja nantinya. Menurut Makarim terdapat 1 2 kelemahan pada implementasi K13 selain itu kurikulum tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan pelajar di Indonesia. Selain itu dalam kurikulum merdeka pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mewajibkan sekolah untuk melaksanakan praktik kerja industri dengan tujuan untuk memberikan siswa pengalaman bekerja secara langsung pada dunia industri dan berwirausaha. Kemudian rendahnya serapan dunia kerja terhadap lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) disebabkan oleh adanya ketrampilan kerja atau employability skills siswa yang rendah. Ketrampilan kerja penting bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena dunia kerja saat ini membutuhkan pekerja yang trampil pada bidang tertentu termasuk lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang didesain siap berkerja. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan capaian pembelajaran kurikulum merdeka (X1) praktik kerja industri (X2) dan employability skills (Y) (2) mengetahui pengaruh antara X1 terhadap Y (3) mengetahui pengaruh antara X2 terhadap Y (4) mengetahui pengaruh antara X1 dan X2 terhadap Y pada siswa konsentrasi keahlian teknik otomasi industri menghadapi dunia kerja Hasil penelitian diketahui (1) tingkat capaian pemebalajaran kurikulum merdeka pada kategori tinggi dan sangat tinggi (2) tingkat praktik kerja industri pada kategori sangat tinggi (3) tingkat employability pada kategori tinggi dan sangat tinggi (4) koefisien korelasi parsial variabel X1 terhadap Y sebesar 0.795 (5) koefisien korelasi parsial variabel X2 terhadap Y sebesar 0.884 (6) variabel X1 dan X2 secara simultan terhadap Y memperoleh nilai fhitung sebesar 172.330 dengan kontribusi pengaruh X1 sebesar 17% dan X2 sebesar 83%. Kesimpulan dari penelitian ini (1) tingkat X1 X2 dan Y berkategori tinggi (2) terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara X1 terhadap Y (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara X2 terhadap Y (4) terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara X1 dan X2 terhadap Y pada siswa konsentrasi keahlian teknik otomasi industri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Elektro (TE) > S1 Pendidikan Teknik Elektro |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 Aug 2024 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2024 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/415443 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
