Zaman, M. Khanif Badruz (2025) Evaluasi kapasitas hidraulik sungai dan strategi pengelolaan banjir terpadu das welang Kabupaten Pasuruan: pendekatan struktural dan non-struktural / M. Khanif Badruz Zaman</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang tergolong sebagai DAS kritis yang menghadapi permasalahan utama berupa perubahan fungsi lahan pada area konservasi dan budidaya. Hal ini menyebabkan bagian hilir DAS menjadi wilayah rawan banjir dengan kontribusi perubahan tata guna lahan mencapai 71 4% terhadap peningkatan debit banjir Sungai Welang. Faktor tambahan seperti curah hujan jenis tanah dan kemiringan tanah turut memperburuk kondisi ini. Sungai Welang dan Sungai Sumber Pinang setiap tahunnya mengalami banjir akibat sedimentasi yang memperdalam alur sungai di beberapa titik serta volume air yang meluap terutama pada saat curah hujan tinggi. Meskipun upaya pengendalian banjir melalui pendekatan struktural telah dilakukan efektivitasnya masih terbatas terutama saat debit banjir melebihi kapasitas perencanaan. Kondisi ini menunjukkan urgensi pengelolaan banjir terpadu yang mengintegrasikan pendekatan struktural dan non-struktural guna mengurangi risiko banjir secara berkelanjutan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan mix method yang menggabungkan metodologi kualitatif dan kuantitatif. Analisis hidrologi dan hidraulika dilakukan menggunakan data sekunder dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur dengan bantuan perangkat lunak HEC-RAS 6.5. Simulasi dilakukan untuk mengevaluasi kapasitas Sungai Welang dan Sungai Sumber Pinang terhadap debit banjir rencana. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan wawancara mendalam dan focus group discussion (FGD) untuk merumuskan strategi pengelolaan banjir terpadu yang berbasis struktural dan non-struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit puncak banjir rencana dengan kala ulang 20 tahun pada Sungai Sumber Pinang mencapai 107 51 m3/detik dan pada Sungai Welang mencapai 297 27 m3/detik. Simulasi kapasitas sungai mengungkapkan bahwa 37 4% STA Sungai Sumber Pinang dan 68 6% STA Sungai Welang memiliki elevasi muka air banjir yang melampaui tinggi tebing eksisting sehingga limpasan banjir tidak dapat dihindari. Berdasarkan analisis SWOT strategi diversifikasi menjadi pilihan utama untuk menangani kondisi dinamis kawasan DAS. Pendekatan struktural berupa normalisasi sungai terbukti mampu menurunkan elevasi muka air banjir hingga 47 1% pada Sungai Sumber Pinang dan 41 4% pada Sungai Welang. Efektivitas ini dapat ditingkatkan melalui pembangunan tanggul sebagai langkah lanjutan. Selain itu pendekatan non-struktural yang menitikberatkan pada pengelolaan sempadan sungai dan perencanaan ruang terbuka hijau (RTH) direkomendasikan. RTH dirancang dengan lebar 15 meter dan pola penanaman tiga zona sesuai PERMEN PUPR No. 28/PRT/M/2015.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 08 May 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/414962 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
