Chumairoh, Siti Nurun (2025) Pengaruh personal branding dan adversity quotient terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir melalui mediasi efikasi diri / Siti Nurun Chumairoh</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kesiapan kerja menjadi elemen penting dalam menghadapi persaingan di dunia kerja terutama mengingat tingginya tingkat pengangguran lulusan universitas yang mencapai 5 18% pada 2023 (Badan Pusat Statistik 2024). Kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi lulusan baru menuntut mahasiswa memiliki keunggulan kompetitif termasuk personal branding yang efektif adversity quotient untuk menghadapi tantangan dan self-efficacy yang tinggi (Barus amp Simarmata 2023 Priyono amp Nankervis 2019). Personal branding membantu mahasiswa membangun identitas karir dan meningkatkan peluang kerja melalui media sosial sementara adversity quotient mempersiapkan mereka menghadapi tekanan dan tantangan (Fauziah et al. 2020 Santisi et al. 2018). Selain itu self-efficacy berkontribusi pada kepercayaan diri mahasiswa dalam memenuhi tuntutan kerja (Bandura 1997 Permana et al. 2023). Namun survei awal terhadap mahasiswa tingkat akhir S1 FEB Universitas Negeri Malang menunjukkan bahwa banyak yang belum optimal dalam mempromosikan diri menghadapi tekanan dan mempersiapkan transisi ke dunia kerja. Penelitian ini mengidentifikasi gap dalam literatur terkait peran personal branding adversity quotient dan self-efficacy terhadap kesiapan kerja serta menyoroti pentingnya mengkaji faktor-faktor ini untuk mendukung mahasiswa menghadapi pasar kerja yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh personal branding dan adversity quotient terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir dengan self-efficacy sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori dan analisis SEM PLS. Populasi penelitian yaitu mahasiswa aktif tingkat akhir Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang angkatan 2021 yang terdaftar pada tahun akademik 2024. Peneliti menggunakan rumus Slovin untuk menghitung ukuran sampel yang menghasilkan jumlah sampel sebanyak 287 responden. Untuk membuat data yang dikumpulkan lebih representatif digunakan teknik proporsional random sampling. Penelitian ini memanfaatkan data primer dan data sekunder sebagai sumber informasi. Data primer berupa data kuisioner dari variabel personal branding adversity quotient kesiapan kerja dan self-efficacy. Responden diminta untuk memberikan alternatif jawaban yang mencerminkan tingkat persetujuan mereka terhadap setiap pertanyaan dengan skala likert 1-5. Kuesioner ini disebarkan menggunakan google form. Sementara itu data sekunder diperoleh dengan kajian pustaka yang mencakup pengkajian jurnal ilmiah atau buku. Selanjutnya analisis data dilakukan melalui software SmartPLS versi 4.1.0.9. yang terdiri dari tiga tahap yakni outer model inner model dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Personal branding tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kesiapan kerja. 2) Personal branding memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap self-efficacy. 3) Self-efficacy berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kesiapan kerja. 4) Adversity quotient memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kesiapan kerja. 5) Adversity quotient berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy. 6) Personal branding memiliki pengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja melalui mediasi self-efficacy. 7) Adversity quotient memiliki pengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja melalui mediasi self-efficacy. Penelitian ini menunjukkan bahwa personal branding meskipun tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kesiapan kerja namun secara signifikan memengaruhi self-efficacy. Self-efficacy kemudian berperan penting dalam meningkatkan kesiapan kerja secara positif. Selain itu adversity quotient dan self-efficacy terbukti memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kesiapan kerja dengan keyakinan diri serta kemampuan menghadapi tantangan menjadi elemen yang esensial. Selain itu adversity quotient juga meningkatkan self-efficacy menunjukkan hubungan erat antara kemampuan menghadapi kesulitan dan keyakinan diri. Dampak personal branding dan adversity quotient terhadap kesiapan kerja lebih efektif melalui mediasi self-efficacy menegaskan pentingnya kepercayaan diri dalam memperkuat hubungan tersebut. Temuan ini menyoroti peran kunci self-efficacy dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk studi selanjutnya. Namun disarankan agar peneliti mempertimbangkan menggunakan pendekatan atau studi yang berbeda untuk memperkuat temuan yang telah diperoleh. Selain itu peneliti disarankan untuk memperluas penelitian ini dengan memasukkan variabel tambahan. Tujuannya adalah agar penelitian berikutnya lebih komprehensif dan memberikan penjelasan yang lebih mendalam tentang fenomena yang diteliti. Dengan demikian diharapkan hasil penelitian yang dihasilkan akan lebih baik dan relevan untuk mahasiswa.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) > Departemen Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 21 Apr 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/412834 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
