Proses belajar adaptasi pasangan santri di Pondok Pesantren Salaf Qur\'an Asy-Syadzili Kabupaten Malang / Nabila Helmalia</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Proses belajar adaptasi pasangan santri di Pondok Pesantren Salaf Qur\'an Asy-Syadzili Kabupaten Malang / Nabila Helmalia</p>

Helmalia, Nabila (2025) Proses belajar adaptasi pasangan santri di Pondok Pesantren Salaf Qur\'an Asy-Syadzili Kabupaten Malang / Nabila Helmalia</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Helmalia Nabila. 2025. Proses Belajar Adaptasi Pasangan Santri di Pondok Pesantren Asy-Syadzili Kabupaten Malang. Skripsi Departemen Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sopingi S.Sos. M.Pd (II) Rezka Arina Rahma M.Pd. Kata Kunci Proses Belajar Perjodohan Adaptasi Pesantren Proses belajar adaptasi pasangan santri yang menikah melalui perjodohan di Pondok Pesantren Asy-Syadzili Kabupaten Malang berlangsung secara bertahap yang berlandaskan pada nilai khidmah sebagai bentuk pengabdian kepada Kyai dan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pernikahan santri dengan cara dijodohkan di Pondok Pesantren Asy-Syadzili Kab. Malang (2) mendeskripsikan proses belajar adaptasi pasangan pasca menikah di Pondok Pesantren Asy-Syadzili Kab. Malang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Lokasi penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Asy-Syadzili Desa Sumber Pasir Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap kondensasi data display data kategori data penarikan kesimpulan dan verifikasi. Proses pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi sumber dan teknik. Penelitian ini menemukan bahwa pernikahan santri dengan cara dijodohkan di Pondok Pesantren Asy-Syadzili didasarkan pada nilai khidmah sebagai bentuk pengabdian kepada Kyai dan pesantren. Prosesnya melibatkan inisiatif pesantren atau santri musyawarah dan istikharah permintaan restu dan akad nikah dengan konsep tabarru rsquo an yang mana seorang Kyai sering berperan sebagai wali mujbir. Pasca menikah pasangan santri menghadapi tantangan dalam penyesuaian dengan pasangan ekonomi hubungan seksual dan keluarga mertua serta dimensi tambahan seperti kebersamaan penyelesaian konflik dan peran sebagai orang tua. Keberhasilan adaptasi bergantung pada komunikasi terbuka fleksibilitas dan dukungan lingkungan pesantren. Oleh karena itu teori adaptasi pernikahan Hurlock (2015) perlu diperluas dengan memasukkan aspek khidmah religiusitas dan keberkahan sebagai faktor utama ketahanan rumah tangga santri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Pendidikan Luar Sekolah (PLS) > S1 Pendidikan Luar Sekolah
Depositing User: library UM
Date Deposited: 22 May 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/404106

Actions (login required)

View Item View Item