Yanuar, Muhammad (2025) Implementasi kebijakan kurikulum merdeka dalam mewujudkan kreativitas peserta didik melalui program inovatif sekolah (studi kasus di sman 1 malang) / Muhammad Yanuar</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Kreativitas merupakan salah satu kompetensi esensial yang diperlukan peserta didik dalam menghadapi tantangan global abad ke-21. Kurikulum merdeka hadir sebagai bentuk kebijakan pendidikan yang memberikan fleksibilitas kepada satuan pendidikan dalam merancang proses pembelajaran yang responsif kolaboratif dan terfokus pada aktualisasi potensi peserta didik. Penerapan kurikulum merdeka di SMAN 1 Malang diwujudkan melalui berbagai program inovatif sekolah yang bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas peserta didik secara lebih luas dan terarah. Berbagai program tersebut melibatkan peserta didik dalam aktivitas yang mendorong eksplorasi ide pemecahan masalah serta penciptaan karya nyata. Tujuan dari penelitian ini antara lain (1) mendeskripsikan tahapan implementasi kebijakan kurikulum merdeka di SMAN 1 Malang (2) mengidentifikasi program-program inovatif yang diterapkan sekolah untuk mendukung kreativitas peserta didik (3) mengevaluasi efektivitas program inovatif dalam meningkatkan kreativitas siswa (4) mengkaji faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program inovatif serta (5) mengetahui perubahan kreativitas peserta didik sebelum dan sesudah implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang berlokasi di SMAN 1 Malang. Responden penelitian meliputi wakil kepala sekolah bidang kurikulum guru dan pelajar. Pengumpulan informasi menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur observasi partisipatif dan eksplorasi dokumentasi. Proses analisis data dioperasionalkan secara interaktif melalui tiga langkah utama yakni kondensasi data visualisasi data dan validasi data. Keabsahan data diperkuat dengan strategi triangulasi baik dari sisi sumber maupun teknik pengumpulan data guna menjaga objektivitas dan konsistensi temuan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Implementasi Kurikulum Merdeka dilakukan melalui tiga tahapan utama yang terdiri dari kegiatan workshop dan sosialisasi kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan persiapan administrasi sekolah (2) Strategi implementasi kurikulum merdeka yang diterapkan meliputi penerapan program peminatan mata pelajaran berbasis karir pembelajaran diferensiasi Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan komunitas belajar guru (3) Efektivitas implementasi program tersebut tercermin dari meningkatnya keterlibatan peserta didik dalam proses belajar kemampuan menghasilkan karya orisinal baik digital maupun non-digital serta keberanian dalam berpendapat dan bekerja sama dalam tim (4) Faktor pendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka di antaranya adalah dukungan kepala sekolah budaya kolaboratif antarguru serta sarana dan prasarana yang memadai sedangkan Faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu beban administratif guru dan kendala anggaran dalam pelaksanaan program seperti P5 (5) Perubahan positif dalam kreativitas peserta didik tampak dari semakin beragamnya bentuk karya meningkatnya partisipasi dalam pembelajaran serta kemampuan menyampaikan ide secara mandiri dan kolaboratif. Saran dari peneliti adalah (1) Dinas Pendidikan memperkuat dukungan melalui pelatihan teknis yang berkelanjutan khususnya terkait penguatan pembelajaran berdiferensiasi pembelajaran berbasis proyek dan pemanfaatan teknologi digital. (2) Kepala sekolah diharapkan dapat mengoptimalkan supervisi akademik kepada guru memperkuat dokumentasi formal program serta menjamin pemerataan fasilitas belajar yang responsif terhadap keberagaman latar belakang peserta didik. (3) Guru disarankan untuk terus meningkatkan keterampilan dalam merancang dan menerapkan pembelajaran inovatif serta memaksimalkan asesmen formatif sebagai landasan dalam pengembangan kreativitas. (4) Peserta didik diharapkan dapat memanfaatkan ruang kebebasan belajar Kurikulum Merdeka secara optimal untuk mengeksplorasi ide kreatif aktif berkolaborasi dan menghasilkan karya yang kontekstual serta bermakna. (5) Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka dengan cakupan yang lebih luas dan pendekatan yang berbeda serta mempertimbangkan keterlibatan pihak lain seperti wali murid untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 19 Aug 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/403593 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
