Agustina, Gina (2025) Strategi pembentukan pola perilaku sesuai budaya industri dalam pembelajaran siswa SMK (studi kasus pembinaan mentality and safety siswa SMKN 1 Singosari oleh PT. komatsu Indonesia) / Gina Agustina</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Tingginya angka lulusan SMK yang belum terserap di dunia kerja bukan disebabkan oleh minimnya lapangan pekerjaan melainkan karena rendahnya kompetensi lulusan dan ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh industri. Hal ini menyebabkan banyak lulusan bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan keahliannya (tidak linear). Padahal tujuan utama SMK adalah membekali siswa dengan keterampilan praktik yang relevan untuk dunia kerja. Namun adanya ketidaksesuaian (missmatch) antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan industri menyebabkan keterampilan yang diperoleh siswa tidak sepenuhnya aplikatif di dunia kerja. Kemitraan yang dijalankan antara SMK dan (DUDI) menjadi sangat penting untuk menjamin lulusan yang kompeten dan siap kerja. Program Komatsu Class merupakan kerja sama antara SMK Negeri 1 Singosari dengan PT. Komatsu Indonesia yang berhasil menerapkan prinsip link and match. Program ini tidak hanya fokus pada penguasaan kompetensi teknis tetapi juga mengutamakan penanaman nilai-nilai budaya kerja industri melalui pembinaan aspek mentalitas dan keselamatan kerja (Mentality and Safety). Peneliti memiliki tujuan awal untuk memahami bagaimana sekolah mengelola hingga mengimplementasikan program-program yang ada dan mengetahui output apa yang sudah dan akan dihasilkan dari penerapan program. Namun tujuan penelitian secara khusus berikut ini (1) mendeskripsikan orientasi pembelajaran SMK Negeri 1 Singosari dalam membentuk pola perilaku posistif sesuai budaya industri (2) mengetahui strategi yang digunakan dalam pembinaan Mentality and Safety Siswa untuk membentuk pola perilaku positif di SMK Negeri 1 Singosari (3) mendeskripsikan indikator keberhasilan dan pengelolaan program Komatsu Class dalam meningkatkan perilaku positif siswa SMK Negeri 1 Singosari (4) mengetahui respon siswa orang tua dan alumni PT. Komatsu Indonesia setelah adanya pembinaan Mentality and Safety siswa untuk membentuk pola perilaku positif di SMK Negeri 1 Singosari (5) mendeskripsikan formulasi model yang bisa dijadikan standar dalam pelaksanaan Program Komatsu Class dan (6) mengetahui strategi sekolah ketika menghadapi permasalahan atau hambatan dalam proses pembentukan pola perilaku positif siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berlatar di SMK Negeri 1 Singosari yang berada di Jl. Raya Mondoroko No.3. Pendekatan yang digunakan studi kasus penentuan informan kunci menggunakan teknik Purposive Sampling yang mengambil informan secara sengaja berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Teknik dan prosedur pengambilan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data dengan cara mengelompokkan mengurutkan mengodekan dan mengkategorikan berdasarkan pola tertentu proses ini mencakup empat tahap yaitu pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan simpulan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan maka temuan hasil peneliti ialah (1) kolaborasi antara SMK Negeri 1 Singosri dengan PT. Komatsu Indonesia tercermin dari implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) di konsentrasi keahlian Teknik Pengelasan. Pembiasaan budaya kerja industri yang menanamkan nilai-nilai dasar basic mentality diterapkan dalam rutinitas harian siswa seperti kegiatan apel pagi olahraga dan kedisiplinan hadir tepat waktu di bengkel. Namun pembiasaan praktik keselamatan diterapkan secara langsung dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari salah satunya melalui pelatihan KYT (Kiken Yochi Training) yang mengajarkan siswa untuk mengantisipasi potensi bahaya (2) secara keseluruhan keterlibatan aktif siswa dalam menerapkan nilai-nilai pembinaan tidak hanya memperkuat efektivitas program tetapi juga menghasilkan lulusan dengan karakter unggul siap bekerja dan mampu beradaptasi dengan budaya industri dan (3) strategi komunikasi terbuka antara guru dan siswa merupakan pendekatan krusial dalam mendukung keberhasilan program pembinaan Mentality and Safety di SMK Negeri 1 Singosari. Strategi ini diterapkan melalui pengarahan dan motivasi langsung oleh guru dan kepala konsentrasi keahlian untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai budaya industri. Pendekatan personal juga dilakukan dengan menempatkan guru sebagai sahabat siswa. motivasi ekstrinsik berbasis keteladanan juga digunakan melalui cerita pengalaman alumni dan kehadiran mereka sebagai figur teladan di industri. Strategi ini menggabungkan aspek emosional dan kognitif yang tidak hanya memperkuat pemahaman siswa terhadap budaya industri secara teoritis tetapi juga memberikan bukti nyata keberhasilan yang dapat mereka tiru dan jadikan motivasi. Berdasarkan penelitian dan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa (1) Komatsu Class menunjukkan hasil yang signifikan dalam mencetak lulusan yang siap kerja memiliki daya saing dan mampu beradaptasi dengan budaya kerja industri. Hal ini dibuktikan dengan terserapnya lulusan secara optimal oleh PT. Komatsu Indonesia. dan (2) Dukungan kuat dari industri secara langsung memberikan siswa pengalaman nyata mengenai budaya kerja industri penerapan standar keselamatan serta penguatan etos kerja profesional. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini maka dapat disarankan bagi (1) pihak sekolah SMK Negeri 1 Singosari penerapan program pembinaan sudah baik dan mencapai tujuan yang ada namun diharapkan pihak sekolah terutama kepala sekolah waka kurikulum dan guru ikut serta secara langsung terhadap kesepakatan yang terjalin dengan pihak industri. Kemudian pihak guru semakin konsisten dan secara keseluruhan turut andil dalam program kegiatan yang ada (2) orang tua siswa diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung keberlanjutan program pembinaan Mentality and Safety dengan memperkuat nilai-nilai perilaku positif industri di lingkungan rumah. Komunikasi terbuka dengan anak terkait kegiatan sekolah serta memberikan apresiasi atas perubahan positif yang ditunjukkan akan memperkuat motivasi dan kepercayaan diri siswa. Selanjutnya orang tua juga disarankan untuk menjalin kerja sama yang baik dengan pihak sekolah misalnya dengan mengikuti kegiatan sosialisasi atau evaluasi program agar dapat berkontribusi langsung dalam proses pembentukan karakter dan kesiapan kerja siswa (3) Siswa diharapkan dapat mengikuti program pembinaan Mentality and Safety dengan sikap terbuka semangat belajar dan kesungguhan dalam menerapkan nilai-nilai yang diajarkan. Siswa juga perlu membiasakan diri dengan pola kerja yang tertib dan profesional sejak dini agar mampu beradaptasi dengan dunia industri yang kompetitif dan berstandar tinggi dan (4) peneliti lain disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan melibatkan lebih banyak sekolah atau lembaga pendidikan serupa guna mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas program pembinaan Mentality and Safety. Selanjutnya penelitian lanjutan juga dapat memperdalam aspek evaluasi jangka panjang terhadap dampak program ini khususnya pada alumni yang telah bekerja di industri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 20 Jun 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/403163 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
