Prasetyo, Tegar Ariyan (2025) Dampak sosial dari gerakan DI/TII terhadap masyarakat Kabupaten Tegal tahun 1949-1962 / Tegar Ariyan Prasetyo</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Gerakan DI/TII merupakan suatu gerakan dengan tujuan mendirikan Negara Islam Indonesia (NII). Gerakan ini bergerak berada di berbagai wilayah Indonesia salah satunya adalah Kabupaten Tegal. Upaya demi upaya gerakan DI/TII lakukan untuk mencapai tujuan tersebut baik upaya secara propaganda maupun penyerangan. Tindakan penyerangan yang dilakukan gerakan DI/TII tertuju pada pasukan TNI dan masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini akan berfokus pada kajian dampak sosial dari gerakan DI/TII terhadap masyarakat Kabupaten Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya khazanah historiografi Indonesia khusus terkait mengenai dampak sosial yang ditimbulkan akibat tindakan gerakan DI/TII dengan fokus penelitian yang melingkupi kondisi sosial masyarakat Kabupaten Tegal peristiwa gerakan DI/TII di Kabupaten Tegal dan dampak sosial dari gerakan DI/TII terhadap masyarakat Kabupaten Tegal 1949-1962. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah menurut Kuntowijoyo yang meliputi (1) pemilihan topik (2) heruistik atau pengumpulan sumber yang dilakukan dengan mendatangi Dinas Sejarah TNI Angkatan Darat Perpustakaan Mandala Bhakti ANRI dan melakukan wawancara dengan pelaku sejarah serta mengumpulkan sumber dari buku skripsi dan artikel yang terkait dengan topik kajian (3) verifikasi (4) interpretasi atau penafsiran fakta yang terdiri dari analisis dan sintesis (5) historiografi atau tahapan penulisan sejarah yang dalam penelitian ini berupa sejarah sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Tegal mempunyai wilayah hutan yang cukup luas sebingga cocok digunakan untuk gerilya. Pada tahun 1955 sebanyak 44% Masyarakat Kabupaten Tegal menganut agama Islam dengan tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan masyarakat mudah terpengaruh dengan janji-janji kemakmuran oleh DI/TII pada tahun 1949. Pada tahun tersebut mereka kerap menyerang markas atau pos TNI tidak jarang juga masyarakat yang ikut memberontak. Kemudian pada tahun 1953 gerakan DI/TII mengalami situasi buruk karena ditumpas oleh pasukan TNI dan mulai kehilangan wilayah propaganda. Sehingga mereka melakukan tindakan pencarian logistik guna kebutuhan gerilya di wilayah hutan. Tindakan tersebut menyebabkan dampak sosial pada masyarakat seperti ketakutan dan keresahan hingga masyarakat melakukan pengungsian menuju perkotaan. Pada tahun 1955 terdapat sekitar 2.682 orang mengungsi akibat tindakan DI/TII. Pemerintah turut tangan membantu pengungsi dengan menyalurkan bantuan uang dan pakaian. Kemudian pada tahun 1962 setelah S.M Kartosuwiryo tertangkap satu persatu anggota menyerahkan diri termasuk DI/TII di Kabupaten Tegal. Sehingga keamanan wilayah pedesaan mulai stabil dan masyarakat dapat menjalankan kegiatan sosial pada umumnya. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Sejarah (SEJ) > S1 Ilmu Sejarah |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/401564 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
