Analisis limpasan permukaan di kawasan timur gunung sadeng, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember tahun 2015 - 2024 / Adelisa Rizki Zaharani</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Analisis limpasan permukaan di kawasan timur gunung sadeng, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember tahun 2015 - 2024 / Adelisa Rizki Zaharani</p>

Zaharani, Adelisa Rizki (2025) Analisis limpasan permukaan di kawasan timur gunung sadeng, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember tahun 2015 - 2024 / Adelisa Rizki Zaharani</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Kawasan timur Gunung Sadeng di Kecamatan Puger Kabupaten Jember merupakan wilayah dengan potensi batu kapur yang tinggi dan telah mengalami intensifikasi kegiatan pertambangan dalam satu dekade terakhir. Aktivitas ini berdampak pada perubahan penggunaan lahan dan kondisi topografi yang memengaruhi proses hidrologi khususnya limpasan permukaan. Perubahan karakteristik fisik wilayah seperti berkurangnya vegetasi dan meningkatnya luas area terbuka akibat penambangan berpotensi meningkatkan debit limpasan permukaan dan menimbulkan gangguan terhadap sistem operasional tambang. Penelitian ini bertujuan untuk menduga besarnya limpasan permukaan di kawasan timur Gunung Sadeng selama periode 2015 ndash 2024. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode rasional yang menggabungkan parameter koefisien limpasan intensitas curah hujan dan luas daerah tangkapan air (mikroDAS). Data sekunder berupa curah hujan (2005 ndash 2024) kemiringan lereng dan citra penggunaan lahan diolah menggunakan perangkat lunak QGIS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan intensitas curah hujan kala ulang dua tahunan dari 22 33 mm/jam pada periode 2005 ndash 2014 menjadi 20 95 mm/jam pada periode 2015 ndash 2024. Selain itu upaya reklamasi tambang yang meliputi revegetasi dan penataan lahan turut berkontribusi terhadap penurunan nilai koefisien limpasan di sebagian besar mikroDAS. Wilayah MD 2 yang sebelumnya memiliki kontribusi tertinggi terhadap limpasan mengalami penurunan signifikan akibat bertambahnya luasan area bervegetasi dan lahan landai. Dugaan total limpasan permukaan menurun dari 5 56 m sup3 /detik pada tahun 2015 menjadi 5 18 m sup3 /detik pada tahun 2024 atau sebesar 6 76%. Penurunan ini menunjukkan bahwa perubahan intensitas hujan yang lebih rendah serta perbaikan tutupan lahan pasca-pertambangan dapat secara efektif mengurangi risiko limpasan permukaan. Hasil studi ini relevan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan sistem drainase tambang dan strategi pengelolaan lingkungan yang adaptif dan berkelanjutan di kawasan karst. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Geografi (GEO) > S1 Geografi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 03 Jul 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/401474

Actions (login required)

View Item View Item