Farhan (2025) Pendugaan zona lemah terhadap potensi longsor menggunakan metode electrical resistivity tomography (ERT) di Kecamatan Bendungan / Farhan</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Penggunaan geolistrik dengan metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) merupakan salah satu metode yang dapat berperan dalam menentukan potensi longsor di suatu wilayah hal ini dapat diketahui melalui zona lemah dan bidang gelincir bawah permukaan. Tujuan Penelitian survei geolistrik menggunakan Electrical Resistivity Tomography (ERT) yaitu untuk mengetahui zona lemah yang berada di bawah permukaan yang memungkinkan terjadinya longsor di kemudian hari. Lokasi penelitian berada di Desa Surenlor Kecamatan Bendungan tepatnya berada pada area yang telah mengalami longsor. Pengumpulan data dilakukan menggunakan konfigurasi dipole-dipole dengan panjang lintasan bervariasi dari 26 hingga 52 meter. Pengolahan awal data resistivitas menggunakan RES2DINV untuk menghasilkan penampang model 2D true resistivity yang menjadi modal dalam interpretasi zona lemah dibawah permukaan. Diketahui hasil pengolahan data pada lokasi penelitian diduga terdiri dari 4 jenis lapisan yaitu lanau pasir tufan tuf dan batupasir. Pendugaan tersebut teridentifikasi berdasarkan pedoman resistivitas dari Telford Hunt dan ITERA selain itu untuk memperkuat pendugaan telah disesuaikan dengan peta geologi regional setempat. Pada pengolahan data 2D diketahui lapisan lanau pada rentang ( 3 -15 ) Omega m tersebar di 4 lintasan dengan lintasan dominan berada di lintasan 4. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Geografi (GEO) > S1 Geografi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 27 Aug 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/401469 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
