Hubungan massa lemak dan massa otot terhadap kecepatan sprint 100m KONI Kota Batu / Silvia Meilani Afira Putri</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Hubungan massa lemak dan massa otot terhadap kecepatan sprint 100m KONI Kota Batu / Silvia Meilani Afira Putri</p>

Putri, Silvia Meilani Afira (2025) Hubungan massa lemak dan massa otot terhadap kecepatan sprint 100m KONI Kota Batu / Silvia Meilani Afira Putri</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Tubuh manusia terdiri dari 60% cairan dan 40% zat padat termasuk protein lemak dan mineral. Massa lemak tubuh yang terdiri dari lemak esensial dan non esensial mempengaruhi kekuatan dan performa. Massa otot berhubungan positif dengan VO2max dan mempengaruhi metabolisme. Untuk mempertahankan massa otot dibutuhkan 0 8 gram protein per kilogram berat badan setiap hari. Dalam lari sprint 100 meter keseimbangan massa lemak dan otot sangat penting untuk kecepatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan massa lemak dan otot pada atlet sprint 100m. Pada penelitian ini digunakan jenis penelitian kuantitatif cross sectional dengan alat Karada Scan untuk mengamati massa lemak dan massa otot. Atlet sprint 100m diukur di 4 titik (15m 30m 60m dan 100m) untuk menentukan kecepatan maksimum. Pengukuran sprint dilakukan sekali untuk setiap atlet. Wilayah generalisasi mencakup objek atau subjek dengan kualitas tertentu untuk diteliti dan disimpulkan oleh peneliti. Atlet Atletik Koni Kota Batu memiliki populasi 20 atlet. Sampel adalah bagian dari populasi yang mewakili karakteristik populasi dan selalu lebih sedikit atau sama. Penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling di mana semua anggota populasi dijadikan sampel. Penelitian dilakukan di Lapangan Punten Kota Batu pada Minggu 13 Oktober 2024. Alat Karada Scan digunakan untuk mengukur komposisi tubuh atlet. Penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara massa lemak massa otot dan kinerja sprint jarak pendek. Kecepatan sprint lebih dipengaruhi oleh daya ledakan otot teknik lari dan efisiensi energi daripada sekadar komposisi tubuh. Massa lemak berlebih dapat menghambat kinerja tetapi bukan faktor utama. Program latihan yang fokus pada kekuatan dan daya ledakan lebih efektif untuk meningkatkan kecepatan. Faktor-faktor seperti genetik jenis pelatihan kebiasaan makan dan hidrasi juga mempengaruhi hubungan ini. Selain itu berbagai faktor lingkungan juga penting dalam menentukan kinerja sprint. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) > Departemen Ilmu Keolahragaan (IK) > S1 Ilmu Keolahragaan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 30 Jun 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/400561

Actions (login required)

View Item View Item