Perbedaan hasil belajar listening siswa yang menggunakan laboratorium bahasa dengan yang menggunakan audio cassette tape recorder (ACTR) pada mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VII MTs. Assa'adah II Bungah Gresik semester II tahun pelajaran 2007/20 - Repositori Universitas Negeri Malang

Perbedaan hasil belajar listening siswa yang menggunakan laboratorium bahasa dengan yang menggunakan audio cassette tape recorder (ACTR) pada mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VII MTs. Assa'adah II Bungah Gresik semester II tahun pelajaran 2007/20

Fitriyah, Nurul (2009) Perbedaan hasil belajar listening siswa yang menggunakan laboratorium bahasa dengan yang menggunakan audio cassette tape recorder (ACTR) pada mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VII MTs. Assa'adah II Bungah Gresik semester II tahun pelajaran 2007/20. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Adanya kemajuan dalam IPTEK sangat berpengaruh terhadap penyusunan dan implementasi strategi pembelajaran dan membawa para guru untuk dapat menggunakan berbagai media sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran. Salah satu wujud pemanfaatan kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan dalam pengajaran bahasa adalah pemanfaatan media dalam hal ini pemanfaatan laboratorium bahasa pemanfaatan laboratorium bahasa dapat melatih siswa untuk mendengarkan dan berbicara dalam bahasa asing. Akan tetapi sejauh ini pemanfaatan laboratorium bahasa Inggris masih kurang optimal laboratorium bahasa semestinya dipandang sebagai media pembelajaran bahasa asing yang memfasilitasi pengajar/pebelajar untuk dapat bekerja secara lebih efektif. Listening sebagai salah satu kompetensi kemampuan berbahasa yang harus dikuasai oleh siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris mencakup kemampuan yang kompleks dalam hal berbahasa yaitu koordinasi komponen-komponen keterampilan baik keterampilan mempersepsi menganalisis maupun menyintesis oleh karena itu kemajuan dalam menyimak (listening) akan menjadi dasar bagi pengembangan keterampilan berbahasa lainnya. Menyadari perlunya pemanfaatan laboratorium bahasa dalam pembelajaran bahasa Inggris maka perlu dilakukan penelitian untuk menggali informasi tentang penggunaan laboratorium bahasa sebagai penunjang pembelajaran bahasa Inggris (listening). Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen jenis posttest only control group design yang bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh dari perlakuan (treatment) yang diberikan dengan memberikan tes akhir pada masing-masing kelompok. Sampel yang digunakan sebagai kelompok eksperimen maupun sebagai kelompok kontrol diambil secara acak (random) yaitu kelas eksperimen yang belajar listening dengan menggunakan laboratorium bahasa dan kelas kontrol yang belajar listening dengan menggunakan audio cassette tape recorder (ACTR) di dalam kelas. Adapun instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar. Sesuai dengan rancangan penelitian kuantitatif maka hipotesis dalam penelitian ini akan diuji dengan menggunakan statistik t-test. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari tes hasil belajar yang diberikan menunjukkan pembelajaran listening dengan menggunakan laboratorium bahasa lebih tinggi perolehan hasil skornya bila dibandingkan dengan pembelajaran listening dengan menggunakan audio cassette tape recorder (ACTR). Hal ini ditunjukkan dengan perolehan nilai rata-rata yang lebih tinggi pada tiap-tiap tes yang diadakan pada kelompok yang belajar listening dengan menggunakan laboratorium bahasa bila dibandingkan dengan kelompok yang belajar dengan menggunakan audio cassette tape recorder (ACTR) dalam kelas. Sedangkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis uji-t yang dilakukan juga menunjukkan hasil yang signifikan yaitu diperoleh hasil perhitungan thitung 2.249 ttabel 2.001. Berdasarkan deskripsi data hasil penelitian pengujian hipotesis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar listening antara siswa yang menggunakan laboratorium bahasa dengan yang menggunakan audio cassette tape recorder (ACTR) dan mengindikasikan bahwa siswa yang belajar dengan menggunakan laboratorium bahasa mempunyai kemampuan listening yang lebih baik daripada siswa yang belajar dengan menggunakan audio cassette tape recorder (ACTR) dalam kelas. Saran yang penulis berikan adalah agar guru dan siswa lebih memanfaatkan penggunaan laboratorium bahasa sebagai salah satu media pembelajaran yang terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa guna memperbaiki mutu pembelajaran bahasa Inggris terutama pada kemampuan listening.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Teknologi Pendidikan (TEP) > S1 Teknologi Pendidikan
Depositing User: library UM
Date Deposited: 04 Aug 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/40

Actions (login required)

View Item View Item