Robby, Yantanamas Two (2023) Analisa koordinasi over current relay dan ground fault relay pada sistem distribusi 20 kv penyulang batu agung di gardu induk Negara / Yantanamas Two Robby</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Sistem distribusi tenaga listrik merupakan elemen dari sistem ketanagalistrikan yang bertugas menyalurkan tenaga listrik dari pembangkit tenaga listrik sampai kepada pelanggan atau konsumen. Penilaian proteksi melibatkan koordinasi antar perangkat proteksi pada jaringan distribusi yang perlu mencakup beberapa standart yang ada. Pada penelitian ini mengupas mengenai penilaian koordinasi proteksi Relai Arus Lebih dan Relai Gangguan Tanah penyulang Batu Agung di Gardu Induk Negara menggunakan aplikasi software ETAP 12.6.0. Nilai setting relai arus lebih dan relai gangguan tanah ditetapkan bersumber pada standart IEC 60255 jenis relai yang terancang pada Gardu Induk Negara memiliki jenis kurva berkarakteristik Standart Inverse. Besar impedansi sumber Gardu Induk Negara disisi 150 kV sebesar dan disisi 20 kV sebesar untuk nilai impedansi transformator disisi 150 kV sebesar 750 dan disisi 20 kV sebesar 13 34 untuk hasil dari arus gangguan hubung singkat 3 fasa pada titik 0% (0 km) sebesar 6.188 1 A dan pada titik 100% (9 87 km) sebesar 2.079 4 A untuk hasil dari arus gangguan hubung singkat 2 fasa pada titik 0% (0 km) sebesar 5.359 A dan pada titik 100% (9 87 km) sebesar 1.800 7 A untuk hasil dari arus gangguan hubung singkat 1 fasa pada titik 0% (0 km) sebesar 287 62 A dan pada titik 100% (9 87 km) sebesar 263 2 A. Berdasarkan dari nilai diatas bahwasannya semakin panjang kabel atau semakin jauh dari sumber gardu induk maka akan semakin kecil atau rendah nilai dari arus gangguannya. Dari hasil perhitungan pada setelan over current relay pada recloser Banyu Biru nilai TMS sebesar pada setelan ground fault relay nilai TMS sebesar pada setelan over current relay pada penyulang Batu Agung nilai TMS sebesar pada setelan ground fault relay nilai TMS sebesar . Diperolehnya hasil yang benar untuk kedua parameter penting pada perancangan ini yaitu TMS dan jenis karakteristik masing-masing relai serta didukung dengan nilai hasil kurva relai yang tidak saling tumpang tindih dalam satu sama lain membuktikan bahwa keandalan sistem proteksi yang dirancang untuk mengerjakan koordinasi proteksi ini sehingga membuat tujuan dari perancangan ini menjadi terpenuhi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Elektro (TE) > S1 Teknik Elektro |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 26 Aug 2023 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2023 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/399766 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
