Pengaruh substitusi parsial limbah bata ringan pada agregat halus terhadap sifat mortar / Dias Rizqi Putraku Lanang</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh substitusi parsial limbah bata ringan pada agregat halus terhadap sifat mortar / Dias Rizqi Putraku Lanang</p>

Lanang, Dias Rizqi Putraku (2025) Pengaruh substitusi parsial limbah bata ringan pada agregat halus terhadap sifat mortar / Dias Rizqi Putraku Lanang</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

p Peningkatan aktivitas konstruksi berdampak langsung pada kebutuhan material bangunan salah satunya agregat halus berupa pasir. Ketergantungan yang tinggi terhadap pasir alam dapat menyebabkan eksploitasi berlebih terhadap sumber daya alam. Di sisi lain limbah konstruksi seperti limbah bata ringan AAC (Autoclaved Aerated Concrete Waste/AACW) jumlahnya terus meningkat dan belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi sebagian AACW terhadap sifat mekanik mortar serta menentukan persentase substitusi optimal yang masih dapat diterima secara teknis. Penelitian dilakukan dengan lima variasi campuran yaitu 0% (mortar normal) 10% 20% 30% dan 40% substitusi AACW terhadap agregat halus. Pengujian yang dilakukan meliputi karakteristik fisik agregat AACW (gradasi berat jenis berat volume dan daya serap air) serta uji kuat tekan dan kuat lentur mortar pada umur 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa AACW memiliki karakteristik lebih ringan dan daya serap air lebih tinggi dibanding pasir alami. Seiring meningkatnya substitusi kuat tekan dan kuat lentur mortar mengalami penurunan. Nilai kekuatan tertinggi diperoleh pada mortar normal sementara substitusi 10% masih menunjukkan performa yang baik dan tidak mengalami penurunan signifikan secara statistik. Berdasarkan hasil analisis substitusi optimal ditetapkan sebesar 10%. Pada variasi ini mortar masih memenuhi syarat sebagai mortar tipe M berdasarkan klasifikasi kekuatan tekan. Meskipun begitu variasi 20% hingga 40% tetap dapat digunakan untuk keperluan konstruksi karena memenuhi syarat sebagai mortar tipe S. Secara umum penggunaan AACW sebagai substitusi parsial agregat halus dalam mortar dinilai memungkinkan selama proporsinya dikendalikan dengan tepat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemanfaatan limbah bata ringan sebagai alternatif material bangunan yang lebih efisien dan berkelanjutan. /p

Item Type: Thesis (Diploma)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: library UM
Date Deposited: 02 Jun 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/399581

Actions (login required)

View Item View Item