Najib, Muchammad Fitrotun (2024) Evaluasi kondisi perkerasan dan prediksi sisa umur layan perkerasan lentur berdasarkan metode pavement condition index (PCI) dan international roughness index (IRI) (studi kasus: jalan raya mantup Lamongan STA 20+000 - STA 25+000) / Muchammad Fitrotun Najib</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Kerusakan jalan merupakan salah satu permasalahan kompleks yang hampir terjadi di setiap daerah dan tidak jarang terjadi sebelum masa akhir rencana umur jalan. Sisa umur layan dapat diartikan sebagai perkiraan jumlah tahun yang dihitung berdasarkan hasil survei kondisi terakhir sampai dengan proyeksi waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan peningkatan jalan. Kerugian yang diakibatkan dari kerusakan jalan sangat besar terutama bagi pengguna jalan seperti terjadinya kemacetan kecelakaan lalu lintas waktu tempuh menjadi lama dan lainnya. Jalan Raya Mantup lamongan merupakan jalan kolektor primer dengan status sebagai Jalan Provinsi yang berperan penting dalam perkembangan dan perekonomian wilayah di sekitarnya. Dari survei pra penelitian di ruas jalan tersebut terdapat kerusakan seperti tambalan retak amblas keriting dengan tingkat keparahan bervariatif dari rendah hingga tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tingkat kerusakan jalan berdasarkan metode PCI (2) mendeskripsikan tingkat ketidakrataan permukaan jalan berdasarkan metode IRI dan (3) menganalisis sisa umur layan jalan berdasarkan metode PCI dan IRI. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Dimulai dengan survei pra penelitian studi literatur identifikasi dan perumusan masalah kegiatan persiapan dan pelaksanaan survei pengumpulan data primer dan sekunder pengolahan dan analisis data hasil dan pembahasan serta kesimpulan dan saran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat kerusakan jalan pada ruas Jalan Raya Mantup Lamongan menghasilkan nilai PCI ruas sebesar 28 55% yang dikategorikan dalam kondisi parah dengan persentase kondisi hancur sebesar 5% sangat parah sebesar 30% parah sebesar 55% jelek sebesar 5% dan sedang sebesar 5% jenis kerusakan yang paling banyak ditemukan adalah tambalan sebanyak 43 61% amblas/depresi sebanyak 16 75% retak memanjang/melintang sebanyak 12 17% keriting sebanyak 11 17% dan retak kulit buaya sebanyak 8 16%. (2) tingkat ketidakrataan permukaan jalan pada ruas Jalan Raya Mantup Lamongan menghasilkan nilai IRI ruas sebesar 7 38 yang dikategorikan kondisi sedang dengan persentase kondisi ruas jalan didominasi kategori sedang sebanyak 54% rusak ringan 44% dan baik sebanyak 2%. (3) Nilai prediksi sisa umur layan ruas Jalan Raya Mantup Lamongan berdasarkan metode PCI didapatkan sebesar 0 42 tahun sedangkan berdasarkan metode IRI yaitu sebesar 0 01 tahun. Terdapat hasil yang tidak sinkron antara kondisi jalan metode IRI (sedang dengan nilai 7 38) dengan hasil sisa umur layan (0 01 tahun) sehingga diperlukan kajian lebih lanjut. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 03 Feb 2024 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2024 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/399470 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
