Naufalino, Anandito (2025) Analisis pengaruh eksentrisitas terhadap besar torsi tak terduga gedung bertingkat dengan modifikasi persentase tonjolan denah gedung / Anandito Naufalino</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Dalam sebuah struktur bangunan gedung khususnya gedung tinggi faktor pengaruh gempa merupakan faktor yang penting untuk dianalisis. Menurut SNI 1726-2019 eksentrisitas pusat massa dan pusat kekakuan merupakan hal yang harus dipertimbangkan ketika menganalisis pengaruh gempa. Eksentrisitas merupakan kondisi dimana letak pusat massa dan pusat kekakuan suatu denah bangunan tidak berada pada titik yang sama sehingga tercipta jarak antara kedua titik tersebut yang akan menimbulkan potensi timbulnya accidental torsion. Accidental torsion merupakan gaya lateral khususnya gempa yang dikalikan dengan besar eksentrisitas sehingga menciptakan efek puntir atau torsi pada struktur. Penelitian ini menggunakan tiga sampel dengan tonjolan denah 20% 25% dan 30% pada struktur dengan sistem struktur dual system untuk mengetahui nilai accidental torsion. Penelitian ini akan berfokus pada analisis pengaruh variasi tonjolan denah terhadap nilai eksentrisitas pada setiap tingkat di setiap model analisis pengaruh nilai eksentrisitas terhadap nilai accidental torsion dan analisis kedua hal tersebut dilakukan dengan memenuhi syarat-syarat ketidakberaturan torsi dan ketidakberaturan sudut dalam pada SNI 1726-2019. Analisis akan dilakukan menggunakan metode analisis Respon Spektrum (RSA) dengan menggeser pusat massa sebesar 5% dari titik awal ke arah x dan y. Analisis dibantu dengan program ETABS Spcolumn dan Microsoft Excel untuk analisis struktur dan pengolahan data. Setelah dilakukan analisis didapatkan hasil bahwa persentase tonjolan denah mempengaruhi nilai eksentrisitas yang terjadi. Hasil persentase eksentrisitas rata-rata pada model tonjolan 20% sebesar 22% pada arah x dan 14 8% pada arah y. Hasil ini lebih kecil 0 6% jika dibandingkan dengan persentase eksentrisitas rata-rata arah x pada model tonjolan 25% dengan nilai 22 6%. Nilai eksentrisitas rata-rata arah x pada model tonjolan 25% juga lebih kecil 0 5% dari nilai eksentrisitas rata-rata arah x pada model tonjolan 30% sebesar 23 1%. Hal ini menunjukkan bahwa persentase tonjolan denah akan mempengaruhi besar eksentrisitas pusat massa dan pusat kekakuan struktur. Selain itu hasil accidental torsion pada model tonjolan 20% 25% 30% menunjukkan bahwa accidental torsion terbesar dimiliki model tonjolan 30%. Sebelumnya model dengan tonjolan 30% memiliki eksentrisitas terbesar. Oleh karena itu dapat disimpulkan karena nilai eksentrisitas yang semakin besar maka nilai accidental torsion akan semakin besar. Sehingga accidental torsion berbanding lurus dengan besar eksentrisitas pusat massa dan pusat kekakuan. Akan tetapi eksentrisitas yang berbanding lurus dengan accidental torsion adalah pergeseran pusat massa yang menjauhi pusat kekakuan bukan sebaliknya. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 05 Feb 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/399455 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
