Hidayanto, Rafii (2025) Model Pemilihan Moda Transportasi antara Transportasi Konvensional dan Transportasi Online / RAFII HIDAYANTO</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Kemunculan transportasi online di Jakarta Selatan mengakibatkan transportasi konvensional khususnya mikrotrans jaklingko menjadi termajinalkan. Data jumlah driver transportasi online di Jakarta Selatan cukup tinggi yaitu mencapai sekitar 1.200.000 orang. Sedangkan jumlah driver transportasi mikrotrans jaklingko hanya sekitar 2100 orang. Masyarakat cenderung memilih moda transportasi online karena dinilai lebih murah efektif dan efisien. Sedangkan masyarakat enggan memilih menggunakan transportasi konvensional sebab perjalanannya terkenal lamban. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan karakteristik pengguna moda terhadap pemilihan moda transportasi di Jakarta Selatan. (2) memodelkan pemilihan moda transportasi antara transportasi online dan transportasi konvensional di Jakarta Selatan. Lokasi penelitian di Jakarta Selatan. Waktu penelitian selama empat minggu pada hari efektif di bulan Mei. Penentuan sampel menggunakan rumus Isaac dan Michael. Jumlah sampel sebanyak 200 responden. Teknik sampling menggunakan proportionate random sampling. Analisis data yang digunakan adalah regresi logistik biner. Data primer diperoleh melalui kuesioner. Data sekunder diperoleh melalui pengkajian literatur terkait. Hasil penelitian ini yaitu (1) karakteristik pengguna moda di Jakarta Selatan dengan persentase terbesar adalah jenis kelamin perempuan usia gt 20 tahun tingkat pendidikan terakhir SMA/Sederajat-Perguruan Tinggi status pekerjaan sebagai Pegawai pendapatan per bulan Rp 2.500.000 ndash Rp 4.600.000 memiliki SIM dan ge 2 unit kendaraan pribadi. Tujuan perjalanan mayoritas ke sekolah/kampus dengan maksud perjalanan lainnya. Aksesibilitas dominan yaitu tarif lt Rp 10.000 waktu tempuh gt 20 menit (pengguna transportasi konvensional) dan le 20 menit (pengguna transportasi online) jarak tempuh le 5 km. Pemilihan moda paling dominan yaitu transportasi online merek Gojek sedangkan transportasi konvensional JAK45 . Mayoritas pengguna moda menilai transportasi konvensional tidak mudah diakses dan tidak nyaman dalam hal pelayanan. Mayoritas memilih moda dengan alasan utama faktor biaya dan kenyamanan. (2) model pemilihan moda yang diperoleh yaitu Uao-Uau - 3 558 - 0 973 (X1) 1 327 (X3) 1 082 (X4) 1 167 (X6) 1 226 (X8) 1 555 (X11). Variabel X1 (jenis kelamin) X3 (tingkat pendidikan terakhir) X4 (status pekerjaan) X6 (kepemilikan SIM) X8 (tujuan perjalanan) X11 (waktu tempuh). Classification Plot sebesar 77%. Probabilitas transportasi online sebesar 94%. Probabilitas transportasi mikrolet sebesar 6%. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/399429 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
