Afandi, Nadhief Fatikha (2025) Evaluasi kinerja struktur bangunan gedung terhadap dilatasi (studi kasus: gedung fakultas teknik 2 UIN Maulana Malik Ibrahim kampus 3) / Nadhief Fatikha Afandi</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Indonesia adalah negara yang rawan mengalami gempa bumi hal ini terjadi karena Indonesia dilewati oleh 3 lempeng tektonik. Pada daerah rawan gempa sebaiknya bangunan dibuat simetris karena apabila bangunan dibuat asimetris maka bangunan akan menerima puntir dan deformasi yang lebih besar. Salah satu solusi untuk mengurangi hal tersebut adalah dengan dilakukannya pemisahan struktur bangunan atau dilatasi. Pemisahan struktur biasanya dilakukan pada bangunan yang asimetris dengan tujuan memisahkan bangunan tersebut menjadi beberapa bagian sehingga bangunan menjadi simetris. Pada penelitian ini Gedung Fakultas Teknik 2 UIN Maulana Malik Ibrahim dipilih sebagai objek penelitian. Objek dipilih karena memiliki denah yang tidak beraturan dan menerapkan salah satu solusi dari ketidakberaturan tersebut berupa dilatasi. Pelaksanaan dilatasi yang seharusnya dilakukan secara keseluruhan dengan artian memisahkan seluruh komponen atau elemen struktur pada bagian yang dilakukan dilatasi namun pada objek ini dilatasi baru dimulai pada lantai 2 hingga lantai teratas sehingga bagian sloof pada bangunan masih tersambung. Analisis dilakukan pada desain dilatasi sesuai shop drawing atau yang sudah terlaksana pada lokasi proyek dan sebagai pembandingnya adalah bagaimana jika desain tersebut dilakukan dilatasi secara keseluruhan hal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku struktur apabila menggunakan desain sesuai shop drawing dan desain dilatasi secara keseluruhan dengan cara memperhatikan nilai dari displacement dan drift untuk mengetahui jarak dilatasi yang aman digunakan. Analisa dilakukan dengan cara membuat 4 model yang terdiri dari 1 model desain sesuai shop drawing dan 3 model lainnya adalah desain dilatasi keseluruhan yang telah dipisahkan sehingga terdiri dari 3 model. Analisa dilakukan dengan menggunakan metode dinamik respons spektrum dengan data gempa yang diambil dari laman rsa ciptakarya untuk lokasi dari objek penelitian. Dari hasil analisa yang ditinjau berdasarkan displacement dan drift didapatkan hasil bahwa dilatasi yang dilaksanakan sesuai shop drawing tidak memiliki masalah jika dibandingkan dengan desain dilatasi keseluruhan namun untuk jarak dilatasinya tidak memenuhi syarat jarak dilatasi minimum berdasarkan SNI 1726 tahun 2019. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 23 Jan 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/399425 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
