Ramadhani, Ahmad Yusuf (2025) Penggunaan material RAP (reclaimed asphalt pavement) sebagai material penyusun campuran ac-wc (asphalt concrete-wearing course) ditinjau dari parameter marshall dan indeks kekuatan sisa (IKS) / Ahmad Yusuf Ramadhani</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Penggunaan aspal yang luas sebagai lapisan perkerasan jalan AC-WC menghasilkan limbah sisa perkerasan dari pengerukan aspal yang telah melewati masa pakainya. Upaya mendaur ulang limbah aspal semakin meningkat tidak hanya di kota-kota yang mengalami kesulitan dalam menyediakan tempat pembuangan tetapi juga di negara-negara maju dengan tujuan untuk melestarikan lingkungan dan menghemat sumber daya. Maka perlu dilakukan kajian untuk memanfaatkan limbah aspal tersebut yang dikenal dengan RAP. RAP adalah limbah hasil pengupasan perkerasan jalan yang kinerjanya telah menurun atau habis masa pakainya. Untuk mengetahui kadar aspal didalam RAP yaitu dengan cara melalui proses ekstraksi. Proses ekstraksi adalah tahap dimana agregat dalam RAP dipisahkan dari aspal yang ada dalam RAP. Dalam proses ektraksi juga didapatkan analisa gradasi agregat yang tersusun dalam RAP. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kadar optimum RAP yang dapat digunakan sebagai material penyusun campuran untuk perkerasan AC-WC ditinjau dari parameter Marshall (2) mendeskripsikan nilai dari IKS terhadap perbedaan perendaman 30 menit dan 24 jam berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Metode penelitian dimulai dengan melakukan pembuatan benda uji untuk mencari KAO. Setelah KAO diketahui selanjutnya melakukan ekstraksi pada RAP untuk mengetahui kadar aspal dan gradasi agregat yang akan digunakan dalam pembuatan benda uji AC-WC yang tersubstitusi RAP dengan benda uji KAO sebagai acuan. Kadar RAP yang digunakan terhadap satu buah benda uji adalah 2 5% 5% 7 5% 10% 12 5% dan 15% dengan variasi perendaman 30 menit dan 24 jam. Hasil pada penelitian ini menunjukkan (1) kadar RAP yang memenuhi spesifikasi sebagai bahan substitusi lapisan beraspal baru AC-WC didapatkan pada rentang kadar 2 5% sampai 14%. Sehingga kadar RAP yang optimum atau terbaik adalah kadar RAP 8 3% (2) nilai IKS pada semua kadar variasi RAP memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Nilai IKS terendah didapatkan pada persentase RAP 2 5% dengan nilai IKS 91 17% dan nilai IKS tertinggi didapatkan persentase RAP 15% dengan nilai IKS 99 68%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 26 Feb 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/399085 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
