Dewi, Alfina Kusuma (2025) Produksi lipase ekstraseluler pseudomonas aeruginosa dengan metode fermentasi padat, enkapsulasi serta karakterisasi lipase amobil / Alfina Kusuma Dewi</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Pemenuhan enzim di Indonesia masih bergantung dengan impor dari negera lain yang pada tahun 2012-2016 mengalami peningkatan hingga 11 95% per tahun. Penggunaan lipase mikroba mengalami peningkatan pada tahun 2018 mencapai USD 425 0 juta menjadi USD 590 2 juta pada tahun 2023. Kebutuhan lipase terus meningkat karena aplikasinya luas di berbagai industri. Lipase adalah enzim yang menghidrolisis triasilgliserol menjadi asam lemak dan gliserol. Bakteri lipolitik seperti Pseudomonas aeruginosa memiliki potensi tinggi untuk memproduksi enzim lipase. Produksi lipase dari isolat lokal seperti Pseudomonas aeruginosa isolat SB 37 dapat dioptimalkan dengan menggunakan limbah agroindustri sebagai substrat fermentasi. Metode fermentasi padat atau Solid State Fermentation (SSF) dianggap sebagai strategi baru yang dapat meningkatkan fungsi produk akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kondisi optimum produksi lipase ekstraseluler Pseudomonas aeruginosa isolat SB 37 menggunakan fermentasi padat dengan parameter yaitu jenis media pertumbuhan waktu inkubasi konsentrasi induksi minyak dan konsentrasi volume kultur. Mengetahui karakter lipase ekstraseluler Pseudomonas aeruginosa isolat SB 37 pada penentuan spesifitas substrat terhadap aktivitas hidrolisis dan reaksi transesterifikasi dengan parameter gugus penerima asil dan pelarut organik. Tahapan penelitian yaitu (1). Peremajaan isolat bakteri P.aeruginosa isolat SB 37 (2) Optimasi media pertumbuhan (3) Optimasi waktu inkubasi (4) Optimasi konsentrasi induksi minyak (5) Optimasi volume kultur (6) Penentuan profil berat molekul dengan SDS PAGE (7) Amobilisasi Lipase (8) Karakterisasi spesifitas substrat terhadap aktivitas hidrolisis dan (9) Penentuan karakter lipase berdasarkan reaksi transesterifikasi dengan parameter gugus penerima asil dan pelarut organik. Hasil penelitian menunjukkan kondisi optimal untuk produksi lipase dari isolat SB 37 menggunakan metode fermentasi padat adalah bungkil sawit sebagai media pertumbuhan dengan waktu inkubasi selama 24 jam volume kultur sebesar 7% dan induksi minyak sebesar 6% (minyak kedelai tween 80 75 25). Amobilisasi lipase menghasilkan kapasitas pemuatan (Loading Capacity) sebesar 86 84% dan aktivitas pemulihan (Recovery Activity) sebesar 148%. Karakterisasi penentuan spesifitas substrat terhadap aktivitas hidrolisis lipase yaitu menggunakan pNP 8. Sementara karakterisasi lipase pada reaksi transesterifikasi yaitu isopropanol sebagai gugus penerima asil serta asetonitril sebagai pelarut organik. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Bioteknologi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 May 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/396066 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
