Wahyuni, Endang (2025) Isolasi dan identifikasi spesies superbug resisten terhadap amoksisilin dan tetrasiklin dari lingkungan perairan sungai FMIPA UM / Endang Wahyuni</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Mastitis merupakan penyakit yang sering dialami sapi perah di Indonesia. Angka kejadian mastitis di Indonesia mencapai prevalensi yang tinggi yaitu 63 42% hingga tahun 2022. Hal ini mengakibatkan penurunan kuantitas sekaligus kualitas susu sapi. Pengobatan mastitis umumnya menggunakan antibiotik turunan beta -laktam. Akan tetapi terapi mastitis menggunakan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat memungkinkan adanya residu antibiotik di dalam air susu. Air susu yang mengandung residu antibiotik dapat menyebabkan permasalahan kesehatan konsumen dan kegagalan pengolahan produk susu. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan degradasi antibiotik secara enzimatis menggunakan enzim beta -laktamase dengan produk degradasi yang tidak memiliki aktivitas antimikroba. Penelitian sebelumnya mendapati bahwa kemampuan enzim beta -laktamase standar dalam mendegradasi antibiotik beta -laktam pada air susu menunjukkan aktivitas yang rendah yaitu 1 2 dan 2 6 U/mL serta tidak cukup menghilangkan residu antibiotik secara efektif. Oleh karena itu diperlukan eksplorasi enzim beta -laktamase lain dengan aktivitas yang tinggi bersumber dari superbug. Data hasil eksplorasi dan isolasi superbug dari lingkungan perairan FMIPA UM menunjukkan adanya isolat yang resisten terhadap antibiotik beta -laktam yaitu bakteri genus Bacillus dan Aeromonas. Diduga kedua genus superbug tersebut mampu mensintesis enzim beta -laktamase. Berdasarkan dampak yang ditimbulkan akibat adanya residu antibiotik dalam air susu maka diperlukan upaya eksplorasi kandidat bakteri yang berpotensi menghasilkan enzim beta -laktamase. Berdasarkan penjelasan yang telah dikemukakan maka tujuan penelitian ini adalah (1) mendapatkan superbug yang resisten terhadap antibiotik golongan beta -laktam dan (2) mengetahui spesies dari isolat superbug yang diperoleh dari lingkungan perairan FMIPA UM melalui analisis filogenetik. Penelitian dilakukan secara laboratoris dan terdiri dari sembilan tahapan yaitu (1) preparasi sampel bakteri (2) pewarnaan Gram isolat superbug (3) preservasi isolat superbug (4) isolasi DNA total superbug (5) analisis kuantitatif isolat DNA (6) amplifikasi gen 16S rRNA (7) analisis kurva pertumbuhan isolat superbug (8) sekuensing gen 16S rRNA (9) analisis filogenetik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Bioteknologi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 18 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/396001 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
