Roediy, Ocha Tarra Earlya (2024) Pengaruh komposisi starter mikroalga yang dikultur bersama dengan bakteri bacillus paramycoides dan delftia sp. terhadap pertumbuhan chlorella vulgaris / Ocha Tarra Earlya Roediy</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Energi fosil merupakan energi tak terbarukan yang masih mendominasi penggunaannya. Penggunaan energi fosil dalam jangka panjang berpotensi mengalami kerentanan terhadap energi di masa depan. Hal ini yang memicu pengembangan energi terbarukan yaitu biofuel. Pengembangan biofuel telah melewati tiga generasi dan saat ini biofuel telah mencapai generasi ketiga yang diterapkan pada mikroalga. Sistem budidaya bersama mikroalga-bakteri merupakan cara efektif untuk menghasilkan biomassa mikroalga yang optimal dengan simbiosis mutualisme. Namun hingga saat ini jumlah komposisi starter mikroalga- bakteri yang tepat untuk menghasilkan jumlah sel yang melimpah belum diketahui dengan pasti. Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah komposisi starter mikroalga-bakteri yang tepat untuk menghasilkan jumlah sel yang melimpah. Hal ini ditinjau dari kurva pertumbuhan sel mikroalga Chlorella vulgaris yang dihasilkan selama masa kultur. Jumlah kepadatan sel dipuncak kemampuan (peak performance) pertumbuhan mikroalga pada setiap perlakuan akan menjadi tolok ukur dalam menentukan komposisi yang tepat untuk budidaya. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) non-faktorial dengan model penelitian eksperimental. Terdapat empat perlakuan komposisi starter mikroalga-bakteri dan media yang dilambangkan dengan P0 1 4 P1 1 3 P2 1 5 P3 1 6 dengan masing-masing perlakuan yang terdiri dari lima kali ulangan. Hasil rerata hari puncak kemampuan tertinggi (peak performance) dari keempat perlakuan akan dilakukan uji statistik One Way Anova atau anava tunggal untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Perlakuan yang dinyatakan berpengaruh akan dilakukan uji beda nyata antar perlakuan menggunakan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurva pertumbuhan sel mikroalga P0 memiliki grafik yang paling baik dari ketiga perlakuan lainnya. Puncak kemampuan sel yang dihasilkan pada P0 juga memiliki hasil tertinggi dengan kepadatan mikroalga sebesar 1 x 107 sel/ml. Pertumbuhan sel mikroalga terbaik selanjutnya adalah P2 dengan kepadatan tertinggi 6 8 x 106 sel/ml lalu P3 dengan kepadatan sel tertinggi yang dihasilkan adalah 6 1 x 106 sel/ml dan terakhir pada P1 dengan kepadatan sel tertinggi pada perlakuan ini adalah 5 8 x 106 sel/ml. Berdasarkan uji BNT yang dilakukan P1 memiliki rerata terkecil lalu P2 dan P3 memiliki rerata pertumbuhan sel mikroalga yang tidak signifikan sedangkan P0 memiliki selisih rerata pertumbuhan yang paling tinggi dari ketiga perlakuan lainnya /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Biologi (BIO) > S1 Biologi |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 19 Aug 2024 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2024 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/395936 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
