Firdausi, Muh Misbahul (2025) Pengaruh variasi pelarut etanol-air terhadap kandungan fitokimia, aktivitas antioksidan, dan toksisitas ekstrak daun tempuyung (sonchus arvensis) terhadap larva artemia salina / Muh Misbahul Firdausi</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
p Tanaman tempuyung (Sonchus arvensis) adalah suatu gulma dengan penyebaran cepat yang dapat merugikan komoditas pertanian namun memiliki potensi pengobatan herbal. Obat herbal umumnya memiliki berbagai kandungan fitokimia seperti fenol dan flavonoid yang mampu menetralkan radikal bebas yang disebabkan oleh stres oksidatif dalam tubuh. Selain sebagai antioksidan flavonoid juga berperan dalam menghambat dan mengurangi pembentukan asam urat. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui pengaruh pelarut etanol-air sebagai pelarut pengekstrak terhadap kandungan fitokimia aktivitas antioksidan dan toksisitas ekstrak daun tempuyung. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut air etanol (96%) etanol-air (1 2) (v/v) etanol-air (1 1) (v/v) dan etanol-air (2 1) (v/v). Keberadaan kandungan fitokimia dalam ekstrak dibuktikan dengan melakukan pengujian secara kualitatif dan kuantitatif. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 1 1-Difenil-2-Pikrilhidrazin (DPPH). Toksisitas diuji dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pelarut memengaruhi keberadaan senyawa fitokimia dalam ekstrak daun tempuyung. Pelarut air dan etanol-air (1 2) (v/v) mampu mengekstrak semua golongan senyawa yang diuji. Pelarut etanol-air (1 1) (v/v) dan (2 1) (v/v) tidak mampu mengekstrak alkaloid dan saponin. Pelarut etanol (96%) menunjukkan hasil negatif terhadap uji terpenoid dan alkaloid namun positif terhadap uji lainnya. Ekstrak dari pelarut etanol-air (1 1) (v/v) memiliki kandungan fenolik tertinggi sebesar 14 58 mg GAE/g dan pelarut etanol (96%) memiliki kandungan flavonoid tertinggi sebesar 15 73 mg QE/g. Ekstrak dari pelarut etanol (96%) memiliki aktivitas antioksidan dalam kategori aktif dengan nilai IC50 sebesar 65 656 mu g/mL dan toksisitasnya termasuk dalam kategori toksik sedang dengan nilai LC50 sebesar 242 06 ppm. Kadar total flavonoid menunjukkan korelasi sangat kuat terhadap nilai IC50 dan kadar total fenolik menunjukkan korelasi sangat kuat terhadap nilai LC50. /p
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S1 Kimia |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 03 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/395579 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
