Mardhiyatillah, Nahdiyanna (2025) Pengaruh demandingness, self depreciation, catastrophising, dan low frustration tolerance terhadap perfeksionisme siswa SMK Negeri 1 Kalianget Kabupaten Sumenep / Nahdiyanna Mardhiyatillah</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Dalam teori REBT (Rational Emotive Behavior Therapy) keyakinan irasional merupakan faktor utama penyebab perfeksionisme. Keyakinan irasional tersebut terbagi menjadi empat jenis yaitu demandingness (DEM) self depreciation (DEP) catastrophising (CAT) and low-frustration tolerance (LFT). Dari keempat keyakinan tersebut demandingness merupakan keyakinan primer yang menyebabkan perfeksionisme secara tidak langsung melalui tiga keyakinan sekunder lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keempat keyakinan irasional secara langsung maupun tidak langsung terhadap perfeksionisme siswa. Penelitian ini menggunakan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 251 orang kelas XI SMK Negeri 1 Kalianget Kabupaten Sumenep. Sampel penelitian sejumlah 154 orang diperoleh dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan Attitudes and Beliefs Scale II Abbreviated Version (ABS-II AV) yang telah di adaptasi oleh peneliti dari Sandhika (2017) dan Skala Hewwit amp Fless rsquo s Perfectionism Scale (HPS) yang telah di adaptasi oleh peneliti dari Rahman (2021). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan SPSS 26. Hasil uji analisis jalur menunjukkan (1) jalur demandingness ke self depreciation memperoleh nilai signifikasi 0 003 dan nilai coefficient -0 237 (2) jalur demandingness ke catastrophising memperoleh nilai signifikasi 0 021 dan nilai coefficient 0 185 (3) jalur demandingness ke low frustration tolerance memperoleh nilai signifikasi 0 001 dan nilai coefficient 0 259 (4) jalur self depreciation ke perfeksionisme memperoleh nilai signifikasi 0 000 dan nilai coefficient -0 894 (5) jalur catastrophising ke perfeksionisme memperoleh nilai signifikasi 0 000 dan nilai coefficient 0 249 (6) jalur low frustration tolerance ke perfeksionisme memperoleh nilai signifikasi 0 000 dan nilai coefficient 0 156. (7) jalur demandingness ke perfeksionisme melalui self depreciation memperoleh nilai coefficient 0 211 (8) jalur demandingness ke perfeksionisme melalui catastrophising memperoleh nilai coefficient 0 046 (9) jalur demandingness ke perfeksionisme melalui low frustration tolerance memperoleh nilai coefficient 0 040. Berdasarkan hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa semua jalur pengaruh keyakinan irasional terhadap perfeksionisme baik secara langsung dan tidak langsung adalah jalur yang signifikan. Hasil temuan ini sejalan dengan asumsi Ellis tentang struktur keempat keyakinan irasional. Di antara semua jalur-jalur tersebut jalur yang paling kuat adalah self depreciation ke perfeksionisme. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh Konselor atau guru BK di sekolah dalam melakukan intervensi pada karakteristik siswa yang memiliki kecenderungan pada perfeksionisme berlebihan karena self depreciation sebagai faktor utama yang memperburuk perfeksionisme. Selain itu disarankan kepada peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian mengenai pengaruh keyakinan irasional terhadap variabel lain mengingat kontribusi hasil penelitian ini masih sedikit dan perlu dikembangkan lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S1 Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 28 May 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/393067 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
