Nasyira, Ayomi Difa (2025) Hubungan Self Awareness dan Self Regulation dengan Fear of Missing Out (FoMO) pada Siswa SMK Muhammadiyah 3 Singosari / Ayomi Difa Nasyira</p>. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self awareness dan self regulation dengan fear of missing out (FOMO) pada siswa SMK Muhammadiyah 3 Singosari. FOMO merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan kecemasan berlebih karena merasa tertinggal atau tidak ikut serta dalam pengalaman sosial yang sedang berlangsung terutama yang diperoleh dari media sosial. Dua faktor internal yakni self awareness (kesadaran diri) dan self regulation (regulasi diri) dipandang memiliki peran penting dalam mereduksi dampak negatif dari FOMO karena berhubungan langsung dengan kemampuan individu dalam memahami dan mengelola emosi serta perilaku mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menguji hubungan antarvariabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMK Muhammadiyah 3 Singosari yang berjumlah 540 siswa dan sampel penelitian ditentukan dengan simple random sampling yang berjumlah 135 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tiga skala yakni Skala Self Awareness berbasis teori Govern amp Marsch Skala Self Regulation berdasarkan teori Bandura serta Skala FOMO-12 milik Kaloeti. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dan korelasi berganda untuk menguji hubungan parsial maupun simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara self awareness dengan FOMO serta terdapat hubungan antara self regulation dengan FOMO secara parsial. Semakin tinggi tingkat kesadaran diri siswa maka semakin tinggi tingkat FOMO sebaliknya semakin tinggi tingkat regulasi diri siswa maka semakin rendah tingkat FOMO yang mereka alami. Selain itu hasil analisis korelasi berganda menunjukkan bahwa self awareness dan self regulation secara simultan berkontribusi terhadap tingkat FOMO siswa. Ini mengindikasikan bahwa kombinasi dari kedua variabel bebas tersebut secara bersama-sama mampu memengaruhi intensitas FOMO yang dirasakan siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa self awareness dan self regulation memiliki peran penting dalam mengelola dan mengurangi FOMO pada siswa remaja. Kesadaran diri memungkinkan siswa untuk mengenali emosi dan dorongan internalnya sedangkan regulasi diri membantu mereka mengontrol dorongan untuk selalu mengikuti perkembangan tren yang belum tentu sesuai dengan nilai dan kebutuhannya. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi praktisi bimbingan dan konseling di sekolah agar dapat merancang layanan yang mendukung pengembangan dua aspek tersebut demi mencegah dampak psikologis dan sosial negatif dari FOMO serta meningkatkan kesejahteraan siswa secara menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Departemen Bimbingan dan Konseling (BK) > S1 Bimbingan dan Konseling |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 07 Aug 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/392257 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
