Wicaksono, Vicky Dwi (2025) Strategi pendidikan karakter anti perundungan: studi multi situs SD Negeri Kauman 1, SD Anak Saleh, dan SD Laboratorium UM di Kota Malang / Vicky Dwi Wicaksono</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Permasalahan perundungan di sekolah dasar menjadi perhatian serius karena berdampak pada perkembangan psikologis sosial dan akademik anak. Secara global dan nasional urgensi menanamkan nilai-nilai karakter anti perundungan melalui pendidikan karakter semakin meningkat. Strategi pendidikan karakter anti perundungan dipandang sebagai pendekatan strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman inklusif dan mendukung perkembangan siswa secara holistik. Kota Malang dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki keragaman konteks sekolah dasar mencakup sekolah negeri sekolah berbasis agama dan sekolah laboratorium universitas. Penelitian ini berfokus pada tiga aspek utama (1) praktik pedagogis guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter anti perundungan (empati keberanian moral dan tanggung jawab sosial) ke dalam pembelajaran (2) faktor internal guru meliputi persepsi terhadap perundungan nilai personal dan kompetensi sosial emosional yang memengaruhi penerapan strategi pendidikan karakter dan (3) konteks kelembagaan yang mencakup budaya sekolah visi lembaga dan kebijakan internal sebagai latar pendukung keberhasilan strategi pendidikan karakter anti perundungan. Pendekatan kualitatif dan desain studi multi-situs penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kauman 1 SD Anak Saleh dan SD Laboratorium Universitas Negeri Malang. Data dikumpulkan melalui observasi wawancara mendalam dan analisis dokumen lalu dianalisis melalui analisis kasus individual dan analisis lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan karakter anti perundungan merupakan hasil interaksi dinamis antara praktik pedagogis guru faktor internal dan konteks kelembagaan. Guru mengintegrasikan nilai empati keberanian moral dan tanggung jawab sosial melalui strategi reflektif relasional kontekstual partisipatif dan transformatif yang menumbuhkan kelas inklusif dan tahan terhadap perundungan. Faktor internal guru mendorong pendekatan restoratif berbasis mediasi refleksi dan pemulihan hubungan. Konteks kelembagaan mendukung penerapan pembelajaran ini melalui budaya sekolah visi dan kebijakan internal meskipun masih menghadapi hambatan seperti variasi konsistensi guru keterbatasan sumber daya minimnya layanan psikologis dan tantangan perundungan digital. Penguatan kapasitas guru harmonisasi nilai dan kebijakan berbasis teknologi diperlukan untuk memperkuat ekosistem pendidikan anti perundungan.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Divisions: | Sekolah Pascasarjana(PS) > S3 Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 20 Aug 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/392100 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
