Komarudin (2025) Pengaruh grit dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa melalui koping berfokus pada masalah / Komarudin</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
RINGKASAN Komarudin. (2025). Pengaruh Grit Dan Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Melalui Koping Berfokus Pada Masalah. Disertasi Program Doktor Psikologi Pendidikan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang. Promotor (I) Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono M.Pd. (II) Dr. Nur Eva M.Psi (III) Dr. Imanuel Hitipeuw MA. Kata Kunci kesejahteraan psikologis koping berfokus pada masalah grit dukungan sosial mahasiswa Masalah psikologis yang dihadapi mahasiswa saat ini adalah stres putus kuliah dan tindakan bunuh diri yang merupakan cerminan dari ketidakstabilan emosi pada masa emerging adulthood. Masalah psikologis ini berdampak pada penurunan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Rendahnya kesejahteraan psikologis ini ditemukan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia yang berdampak pada kurangnya kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan diri ketidakmampuan beradaptasi dengan lingkungan kampus dan putus kuliah. Dalam perkembangan penelitian kesejahteraan psikologis satu dekade terakhir menunjukkan bahwa grit dan dukungan sosial merupakan prediktor penting bagi kesejahteraan psikologis mahasiswa namun hubungan diantara variabel tersebut perlu dimediasi oleh koping berfokus pada masalah sebagaimana dikuatkan oleh Teori conservasive of resources (COR). Meskipun demikian berdasarkan kajian literature review yang peneliti lakukan ditemukan hasil bahwa belum terdapat model teori yang mengkonstruk keterkaitan hubungan antara grit dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis melalui koping berfokus pada masalah sehingga model teori ini merupakan kebaharuan yang ditawarkan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji model teoritis mengenai pengaruh grit dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa melalui koping berfokus pada masalah apakah sesuai dengan data empiris. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian eksplanatori dan korelasi multivariat. Populasi penelitian adalah mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampel penelitian diambil menggunakan cluster random sampling dengan subjek penelitian sebanyak 1019 mahasiswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari (1) skala kesejahteraan psikologis yang diadaptasi dari Psychologicall Well-Being Scale yang dikembangkan oleh Ryff dkk (2013) (2) skala koping berfokus pada masalah yang diadaptasi dari Brief-COPE Inventoryyang dikembangkan oleh Carver (1997) (3) skala Grit-S yang diadaptasi dari Short Grit-Scale (Grit-S) yang dikembangkan oleh Duckworth dan Quinn (2009) dan (4) skala dukungan sosial yang diadaptasi dari Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang dikembangkan oleh Zimet dkk (2016). Prosedur adaptasi instrumen penelitian menggunakan prosedur adaptasi dari Beaton (2000). Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan software Lisrel. Uji validitas isi diperoleh dari 7 orang ahli yang memberi penilaian terhadap item-item hasil adaptasi. Hasil penilaian dari ketujuh ahli ini selanjutnya dikuantifikasikan menggunakan formula Aiken rsquo s V diperoleh nilai minimum indeks Aiken rsquo s V mulai dari 0 821 sampai dengan 1 00. Validitas konstruk semua instrumen penelitian diuji menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) melalui software Lisrel. Hasil analisis diperoleh nilai faktor loading dari semua instrument berada pada rentang nilai terendah 0 63 dan tertinggi 0 99 sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item dinyatakan valid berdasarkan patokan bahwa batas nilai faktor loading yang dapat diterima adalah 0 5. Uji reliabilitas semua variabel dalam model ini diperoleh rentang nilai Average Variance Extracted (AVE) terendah 0 511 dan tertinggi 0 94 dan Composite Reliability (CR) terendah 0 717 dan tertinggi 0 983 sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item reliable berdasarkan patokan nilai AVE lebih dari 0 5 dan CR lebih dari 0 7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model teoritis kesejahteraan psikologis mahasiswa sesuai dengan kondisi empirik di lapangan karena telah memenuhi kriteria nilai cut off dari standard goodness of fit. Pada uji pengaruh langsung ada pengaruh yang signifikan antara grit terhadap kesejahteraan psikologis dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis koping berfokus pada masalah terhadap kesejahteraan psikologis grit terhadap koping berfokus pada masalah dan dukungan sosial terhadap koping berfokus pada masalah. Begitu juga semua uji pengaruh tidak langsung ditemukan ada pengaruh yang signifikan semua variabel eksogen (grit dan dukungan sosial) terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa melalui koping berfokus pada masalah. Hasil koefisein determinasi menunjukkan bahwa kontribusi variabel eksogen terhadap koping berfokus pada masalah secara langsung sebesar 70% sedangkan kontribusi variabel eksogen terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa secara langsung adalah sebesar 98%. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa yang ingin memiliki kesejahteraan psikologis untuk dapat meningkatkan grit (gigih tekun ulet fokus) dalam belajar mencari lingkungan sosial yang sehat dan mendukung serta menggunakan koping berfokus pada masalah untuk menghadapi masalah. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan di Perguruan Tinggi yang menangani bidang kemahasiswaan untuk dapat menyelenggarakan program pembinaan karakter yang menekankan pada penguatan grit misalnya melalui pelatihan penetapan tujuan manajemen kegagalan dan pelatihan ketekunan dalam menyelesaikan proyek jangka panjang. Selain itu pusat layanan konseling kampus dapat difungsikan untuk menyediakan pelatihan keterampilan koping berfokus pada masalah bagi mahasiswa. Sementara itu dosen dapat melakukan asesmen terhadap tingkat grit dan strategi koping mahasiswa sebagai dasar dalam merancang layanan dukungan yang lebih tepat sasaran. Intervensi berbasis grit dan koping berfokus pada masalah dapat digunakan sebagai pendekatan preventif terhadap gangguan psikologis seperti stres berlebihan kelelahan dan kecemasan akademik yang umum terjadi pada mahasiswa. Bagi orangtua perlu mengembangkan komunikasi efektif dengan anaknya menghargai emosi anak mengapresiasi setiap usaha dan kemajuan anak dan konsisten mengembangkan hubungan yang penuh kasih sayang dengan anak. Sementara itu bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian pada subjek dengan karakteristik berbeda misalnya mahasiswa PTN mahasiswa jenjang magister dan atau doctoral sehingga dapat memperkaya model kesejahteraan psikologis mahasiswa.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Psikologi (FPsi) > Departemen Psikologi (PSi) > S3 Psikologi Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 11 Jul 2025 04:29 |
| Last Modified: | 09 Sep 2025 03:00 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/392044 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
