Zumkasri (2025) Model kecerdasan emosi siswa sekolah menengah atas ditinjau dari pola asuh demokratis dan dukungan sosial dengan religiusitas sebagai moderator / Zumkasri. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.
Full text not available from this repository.Abstract
Idealnya siswa Sekolah Menengah Atas memiliki kecerdasan emosi yang baik namun realita menunjukkan masih banyak siswa Sekolah Menengah Atas dengan tingkat kecerdasan emosi yang rendah. Kecerdasan emosi adalah kemampuan individu untuk memahami menggunakan dan mengelola emosi baik untuk diri sendiri maupun bagi orang lain. Beberapa penelitian terdahulu tentang kecerdasan emosi sudah banyak dilakukan. Namun sejauh ini penelitian sebelumnya lebih banyak meninjau kecerdasan emosi dari faktor internal saja seperti kecerdasan emosi ditinjau dari pola asuh orang tua melalui kemampuan komunikasi teman sebaya kecerdasan emosi ditinjau dari lingkungan keluarga dan teman sebaya sehingga kecerdasan emosi hanya dipandang sebagai kebutuhan internal tanpa memperhatikan faktor eksternal seperti lingkungan sosial agama adat dll. Oleh sebab itu penelitian ini menghadirkan suatu kebaruan yaitu meninjau kecerdasan emosi dari aspek pola asuh demokratis dukungan sosial dengan religiusitas sebagai moderator sehingga kecerdasan emosi siswa Sekolah Menengah Atas dapat dilihat secara komprehensif atau menyeluruh. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh pola asuh demokratis dan dukungan sosial terhadap kecerdasan emosi siswa Sekolah Menengah Atas dengan religiusitas sebagai moderator. Seacara khusus bertujuan untuk menguji pengaruh pola asuh demokratis terhadap kecerdasan emosi menguji pengaruh dukungan sosial terhadap kecerdasan emosi menguji pengaruh pola asuh demokratis terhadap kecerdasan emosi dengan religiusitas sebagai moderator dan menguji pengaruh dukungan sosial terhadap kecerdasan emosi dengan religiusitas sebagai moderator. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pengambilan sampel dengan multi stage cluster random sampling dengan jumlah 711 subjek instrumen penelitian dibagikan kepada siswa secara off line. Menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan inferensial dengan bantuan Statistical Package for the Social Science (SPSS) dan Analysis of Moment Structure (AMOS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan emosi siswa Sekolah Menengah Atas selain itu religiusitas sebagai moderator menguatkan secara signifikan pengaruh pola asuh demokratis dan dukungan sosial terhadap kecerdasan emosi siswa Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menghasilkan model kecerdasan emosi siswa Sekolah Menengah Atas ditinjau dari aspek pola asuh demokratis dan dukungan sosial dengan religiusitas sebagai moderator. Oleh karena itu penting bagi orang tua menerapkan pola asuh demokratis terhadap anak dengan meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan anak serta memberikan penjelasan dengan cara yang baik terhadap perintah dan larangan yang diberikan terhadap anak. Orang tua juga menegakkan aturan berdialog secara terbuka terhadap anak. Selain itu siswa Sekolah Menengah Atas perlu meningkatkan religiusitas dengan mengikuti kegiatan keagamaan beribadah dan mempelajari topik-topik yang berkaitan dengan agama. Kemudian siswa selalu menjaga hubungan yang baik dengan keluarga teman dan orang-orang sekitar agar dapat meningkatkan dukungan sosial yang baik dari mereka. Selanjutnya perlu data longitudinal yang lebih kaya dan pendekatan holistik terhadap perkembangan kecerdasan emosi siswa Sekolah Menengah Atas ke depan.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Psikologi (FPsi) > Departemen Psikologi (PSi) > S3 Psikologi Pendidikan |
| Depositing User: | library UM |
| Date Deposited: | 27 May 2025 04:29 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 01:43 |
| URI: | http://repository.um.ac.id/id/eprint/392040 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
