Dinamika karbon dan emisi karbon dioksida (CO2) kerusakan hutan dan dekomposisi gambut di Kabupaten Kubu Raya / Agus Sugiarto</p> - Repositori Universitas Negeri Malang

Dinamika karbon dan emisi karbon dioksida (CO2) kerusakan hutan dan dekomposisi gambut di Kabupaten Kubu Raya / Agus Sugiarto</p>

Sugiarto, Agus (2025) Dinamika karbon dan emisi karbon dioksida (CO2) kerusakan hutan dan dekomposisi gambut di Kabupaten Kubu Raya / Agus Sugiarto</p>. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Isu perubahan iklim telah menjadi konsentrasi global dan menempatkan daerah tropis sebagai penyedia jasa karbon melalui sumber daya hutan pada posisi yang strategis dalam konteks mitigasi. Disisi lain kebaradaan hutan tropis di Kabupaten Kubu Raya menjadi semakin mendapat tantangan oleh aktivitas antropogenik berupa alih fungsi lahan untuk berbagai kepentingan seperti permukiman pertanian industri dan penggunaan lahan lainnya. Kegiatan alih fungsi lahan telah memberikan dampak pada tingkat lokal berupa kerusakan hutan dari tahun ketahun. Dinamika kerusakan hutan ini mengakibatkan penurunan daya simpan karbon sekalibus menimbulkan emisi yang berpengaruh terhadap perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi dinamika kerusakan hutan di Kabupaten Kubu Raya 2) Mengidentifikasi dinamika stok karbon diatas permukaan tanah (Above Ground Biomass) di Kabupaten Kubu Raya tahun 1990-2021 3) Menganalisis emisi karbondioksida (CO2) dari aktivitas deforestasi degradasi hutan di Kabupaten Kubu Raya tahun 1990 ndash 2021 4) Menganalisis stok karbon dan emisi karbondioksida (CO2) dari dekomposisi gambut di Kabupaten Kubu Raya tahun 1990 ndash 2021 5) Menghasilkan monograf sebagai sumber belajar mata kuliah mitigasi bencana perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif spatial. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat Indonesia selama tahun 1990-2021 mengalami deforestasi seluas 235.597 44 ha dengan rata-rata rata-rata 7.599 92 ha/tahun dan degradasi hutan sebesar 9.860 16 ha dengan rata-rata 318 07 ha/tahun. Stok Karbon Hutan tersimpan diatas permukaan tanah (above ground biomass) pada tahun 2021 sebesar 80.158.604 79 Ton yang berasal dari 73% stok karbon hutan (58.350.185 Ton) dan 27% berasal dari stok karbon Non-hutan (21.808.420 Ton). Emisi Karbon Dioksida (CO2) dari tahun 1990-2021 sebesar 163.702.815 53 Ton berasal dari aktivitas deforestasi sebesar 159 947 104.38 Ton dan 3 755 711.15 Ton dari aktivitas degradasi hutan. Stok karbon tersimpan didalam biomasa tanah gambut (below ground biomass) sebesar 90.313.810 62 Ton yang tersebar berdasarkan tingkat kedalamannya. Stok Karbon pada gambut dangkal sebesar 3.511.186 52 Ton dambut dengan kedalaman sedang sebesar 44.083.811 41 Ton dan gambut dalam sebesar 42.718.812 68 Ton. Emisi karbondioksida (CO2) yang diakibatkan dari kerusakan lahan gambut adalah sebesar 26.141.282 61 Ton pada tahun 2021 dengan rata-rata tahunan sebesar 10.204.144 85 Ton mulai saat mengalami kerusakan pada tahun 1997. Buku monograf sebagai produk penelitian mendapat penilaian dari aspek materi dan kebahasaan sebesar 3 60. Hal ini mencerminkan secara keseluruhan buku monograf berada dalam kategori baik dan layak digunakan sebagai sumber belajar. Penelitian ini memberikan saran agar pembangunan lingkungan terkait sumber daya hutan dan gambut agar tetap keberlanjutan yaitu adanya kolaborasi antara akademisi pemerintah dan masyarakat lokal untuk implementasi langkah strategis penegakan hukum yang lebih ketat serta memberikan edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem hutan dan gambut sehingga aktivitas deforestasi dan degradasi hutan dapat dihentikan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial (FIS) > Departemen Geografi (GEO) > S3 Pendidikan Geografi
Depositing User: library UM
Date Deposited: 15 Jan 2025 04:29
Last Modified: 09 Sep 2025 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/392003

Actions (login required)

View Item View Item